Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Tantangan Merawat Anak Adopsi

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Tantangan Merawat Anak Adopsi

    Post  kuning on Mon Mar 21, 2011 1:59 am

    Tantangan Merawat Anak Adopsi


    Mengadopsi seorang anak adalah keputusan penting yang kemungkinan akan penuh tantangan. Kekhawatiran yang muncul biasanya bagaimana cara beradaptasi dan membangun ikatan batin antara orangtua dan anak adopsi.

    "Banyak orangtua yang melihat adopsi sebagai upaya terakhir setelah tidak berhasil hamil, menurut kami tidak ada keraguan bahwa adopsi adalah pilihan pertama," kata dokter anak Su Laurent dan dokter umum Peter Reader dalam bukunya 'Your Baby Month by Month' yang diterbitkan Esensi seperti dilansir detikhealth.

    Yang mungkin terjadi ketika memutuskan mengadopsi anak adalah orangtua baru akan terkaget-kaget karena anak seperti datang tiba-tiba.

    Beberapa kecemasan yang sering muncul dari orangtua yang mengadopi anak:

    1. Cemas akan gagal beradaptasi, apalagi jika si bayi bukan bayi baru lahir dan memiliki kehidupan yang sulit sebelumnya.
    2. Khawatir tidak bisa langsung jatuh sayang pada si anak.
    3. Kesulitan membangun ikatan batin seperti layaknya orangtua biologis yang langsung memiliki ikatan batin.
    4. Cemas dengan respons masyarakat atau lingkungan sekitar.

    Menurut Laurent dan Reader sangat wajar muncul kecemasan-kecemasan seperti itu. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi kecemasan ketika mengadopsi anak:

    1. Beri waktu pada Anda dan si kecil untuk saling mengenal agar bisa beradaptasi dan membangun ikatan batin. Mengajak bicara, menyanyi, merawat dan memeluknya bisa memunculkan ikatan batin, tak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan.

    2. Ikut dalam grup yang berisi orangtua yang mengadopsi anak.
    Berbicara dengan sesama orangtua yang punya anak adopsi tentu sangat membantu karena mungkin situasi yang dihadapi sama.

    3. Jangan panik jika Anda membutuhkan waktu untuk terbiasa merawat si anak baru.
    Seiring berjalannya waktu, si kecil akan terbiasa dengan rutinitas orang yang merawatnya.

    4. Tunjukkan pada si kecil, bahwa Anda mencintai dan menginginkannya sehingga ia akan merasa aman dan nyaman.

    5. Tak perlu cemas dengan penilaian orang lain. Tanamkan pada diri dan kuatkan hati bahwa sebuah keluarga bisa dalam berbagai bentuk dan ukuran. Yakinlah si kecil akan berkembang pesat dengan cinta dan perawatan Anda.





      Waktu sekarang Mon Sep 26, 2016 8:58 pm