Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Efek Dahsyat Kontak Mata

    Share
    avatar
    kuning

    557
    07.10.09

    Efek Dahsyat Kontak Mata

    Post  kuning on Tue Mar 22, 2011 12:24 am

    Efek Dahsyat Kontak Mata


    Anda pasti sering mendengar istilah "dari mata turun ke hati". Istilah itu menggambarkan bagaimana tatapan mata bisa membuat seseorang jatuh cinta. Bermain mata dengan pria incaran memang cara menggoda yang seru.

    Kontak mata yang dalam bisa jadi petunjuk bagi pria incaran bahwa Anda mulai membuka diri padanya, mengagumi, dan ingin mengetahui banyak hal terkait dirinya. Tatapan mata yang dalam bahkan bisa memicu aliran kebahagiaan, sekaligus ketidaknyamanan mendadak. Tentu Anda penasaran apa penyebabnya.

    Hal ini ternyata akibat peranan hormon oksitosin, atau sering juga disebut hormon cinta. Oksitosin akan dilepaskan tubuh, ketika Anda merasa terikat dengan seseorang, baik secara emosional atau fisik. Menurut artikel dalam Journal Biological Psychiatry, yang dilansir dari Divine Caroline, oksitosin adalah alasan utama mengapa seseorang melakukan kontak mata yang panjang dengan orang yang dikasihinya.

    Dr. Kerstin Uväs-Moberg, penulis buku "The Oxytocin Factor", percaya bahwa dengan kontak mata tubuh akan melepaskan hormon oksitosin. Bukan hanya membuat seseorang bisa jatuh cinta, kontak mata juga bisa membangkitkan kembali keintiman pasangan yang hubungannya mulai renggang. Saling menatap secara mendalam ternyata dapat menghidupkan kembali perasaan yang terlupakan.

    Bukan hanya itu, kontak mata menurut penelitian yang dilakukan tim dari Tufts University, berhubungan langsung dengan kondisi emosi dan berdampak pada perilaku. Dengan menatap mata seseorang secara dalam, bisa membuatnya berbicara lebih jujur.

    Kontak mata memang hanya aktivitas sederhana. Tetapi, efeknya luar biasa. Mulai dari membuat jatuh cinta, mengembalikan perasaan intim, hingga membuat seseorang jadi lebih jujur. [kosmo]


      Waktu sekarang Tue Jul 25, 2017 5:52 pm