Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Cedera Saat Bersepeda Bisa Picu Nyeri Ejakulasi

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Cedera Saat Bersepeda Bisa Picu Nyeri Ejakulasi

    Post  lea on Tue Mar 29, 2011 8:02 am

    Cedera Saat Bersepeda Bisa Picu Nyeri Ejakulasi


    Berhati-hatilah saat bersepeda jangan sampai mengalami cedera di sekitar pangkal paha. Benturan kuat dengan sadel yang keras bisa menyebabkan radang prostat, yang memicu nyeri hebat di sekitar alat kelamin saat ejakulasi.

    Nyeri yang dirasakan saat ejakulasi merupakan gejala prostatitis atau radang yang terjadi di kelenjar prostat. Rasa nyeri ini tak hanya dirasakan di sekitar alat kelamin, tetapi kadang meluas ke daerah panggul sehingga terasa semakin menyiksa.

    Dibandingkan pada orang tua, prostatitis lebih sering menyerang pria muda dan paruh baya. Risikonya lebih tinggi jika punya riwayat penyakit serupa sebelumnya, atau infeksi saliran kemih. Kurang minum dan cedera saat bersepeda juga bisa meningkatkan risiko.

    Dikutip dari Mayo Clinic dan detikhealth, penyebab paling umum adalah infeksi bakteri, sehingga 2 dari 3 penderita prostatistis akan sembuh dengan pemberian antibiotik. Namun jika tidak sembuh dengan antibiotik, maka ada kemungkinan penyebab lain yang sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.

    Jika pemeriksaan laboratorium menunjukkan Prostate-Specific Antigen (PSA) tidak normal, maka nyeri tersebut bisa jadi bukan prostatitis melainkan gejala kanker. Atau jika disertai ketidaknormalan produksi sperma, maka nyeri tersebut bisa menandakan kerusakan saluran ejakulasi.

    Radang prostat yang sifatnya akut biasanya sembuh dengan pemberian antibiotik. Bila disertai kejang atau nyeri otot di bagian pangkal paha, dokter akan meresepkan muscle relaxan untuk merelaksasi otot. Obat-obat painkiller juga bisa diberikan untuk meringankan gejalanya.

    Selain dengan obat, nyeri panggul akibat prostatitis bisa juga diredakan dengan cara berendam dalam air hangat. Agar kondisinya tidak memburuk, hindari minum alkohol serta makan makanan pedas atau asam. Hindari naik sepeda, atau gunakan sadel khusus yang empuk jika terpaksa.


      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 9:01 am