Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Gagal Ginjal Karena Lupus Makin Banyak Menyerang Anak-anak

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Gagal Ginjal Karena Lupus Makin Banyak Menyerang Anak-anak

    Post  via on Wed Mar 30, 2011 6:52 am

    Gagal Ginjal Karena Lupus Makin Banyak Menyerang Anak-anak


    Salah satu komplikasi paling mematikan dari penyakit Lupus adalah radang ginjal atau Nephritis, yang jika tidak diatasi bisa menyebabkan gagal ginjal. Dalam 10 tahun terakhir, komplikasi ini makin banyak menyerang anak-anak dan usia produktif.

    Data terbaru yang dihimpun oleh Brigham and Woman's Hospital di Boston, Massachusetts menunjukkan bahwa 10-15 persen kasus penyakit Systemic Lupus Erythematosus (SLE) terjadi pada anak. Dari angka tersebut, 60 persen di antaranya disertai nephritis atau peradangan nephron di ginjal.

    Sekitar 10-30 persen SLE yang dengan nephritis atau sering disebut lupus nephritis berkembang menjadi End Stage Renal Disease (ESRD) dalam waktu 15 tahun sejak didiagnosis. ESRD merupakan kerusakan ginjal stadium akhir yang harus diatasi dengan cangkok ginjal.

    Dalam penelitian yang dilakukan selama 10 tahun sejak 1995 tersebut, tim ahli yang dipimpin Dr Karen Costenbader mencatat 12.344 kasus Lupus Nephritis dengan kasus terbanyak pada perempuan yakni 82 persen. Dilihat dari usianya, peningkatan jumlah kasus terjadi pada kelompok usia 5-39 tahun.

    Pada kelompok usia 5-19 tahun, jumlahnya tercatat sebanyak 583 kasus Lupus Nephritis. Sebanyak 49 persen berada dalam daftar tunggu untuk mendapatkan donor ginjal, 33 persen sudah mendapatkan transplantasi atau cangkok ginjal sedangkan 22 persen di antaranya akhirnya meninggal dunia.

    Secara umum, dalam periode 10 tahun tersebut terjadi peningkatan pencangkokan ginjal yang dilakukan sebelum kerusakan ginjal memasuki tahap akhir. Pencangkokan yang 'terlambat' karena baru dilakukan dalam waktu 3 tahun setelah diagnosis jumlahnya semakin sedikit.

    "Penelitian selanjutnya harus diarahkan untuk menemukan faktor risiko yang memungkinkan untuk diubah, agar jumlah kasus Lupus Nephritis pada anak bisa diturunkan lagi," ungkap Dr Costenbader seperti dikutip dari Medindia dan detik.


      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 10:53 am