Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Khasiat Sereh Wangi
Yesterday at 5:37 pm by flade

» Pria Ini Menghasilkan 38 Juta Per Hari Sambil Jalan-jalan Keliling Dunia!
Fri Jan 20, 2017 11:19 am by jakarta

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

IKLAN ANDA


    Gagal Ginjal Karena Lupus Makin Banyak Menyerang Anak-anak

    Share

    via

    856
    04.03.09

    Gagal Ginjal Karena Lupus Makin Banyak Menyerang Anak-anak

    Post  via on Wed Mar 30, 2011 6:52 am

    Gagal Ginjal Karena Lupus Makin Banyak Menyerang Anak-anak


    Salah satu komplikasi paling mematikan dari penyakit Lupus adalah radang ginjal atau Nephritis, yang jika tidak diatasi bisa menyebabkan gagal ginjal. Dalam 10 tahun terakhir, komplikasi ini makin banyak menyerang anak-anak dan usia produktif.

    Data terbaru yang dihimpun oleh Brigham and Woman's Hospital di Boston, Massachusetts menunjukkan bahwa 10-15 persen kasus penyakit Systemic Lupus Erythematosus (SLE) terjadi pada anak. Dari angka tersebut, 60 persen di antaranya disertai nephritis atau peradangan nephron di ginjal.

    Sekitar 10-30 persen SLE yang dengan nephritis atau sering disebut lupus nephritis berkembang menjadi End Stage Renal Disease (ESRD) dalam waktu 15 tahun sejak didiagnosis. ESRD merupakan kerusakan ginjal stadium akhir yang harus diatasi dengan cangkok ginjal.

    Dalam penelitian yang dilakukan selama 10 tahun sejak 1995 tersebut, tim ahli yang dipimpin Dr Karen Costenbader mencatat 12.344 kasus Lupus Nephritis dengan kasus terbanyak pada perempuan yakni 82 persen. Dilihat dari usianya, peningkatan jumlah kasus terjadi pada kelompok usia 5-39 tahun.

    Pada kelompok usia 5-19 tahun, jumlahnya tercatat sebanyak 583 kasus Lupus Nephritis. Sebanyak 49 persen berada dalam daftar tunggu untuk mendapatkan donor ginjal, 33 persen sudah mendapatkan transplantasi atau cangkok ginjal sedangkan 22 persen di antaranya akhirnya meninggal dunia.

    Secara umum, dalam periode 10 tahun tersebut terjadi peningkatan pencangkokan ginjal yang dilakukan sebelum kerusakan ginjal memasuki tahap akhir. Pencangkokan yang 'terlambat' karena baru dilakukan dalam waktu 3 tahun setelah diagnosis jumlahnya semakin sedikit.

    "Penelitian selanjutnya harus diarahkan untuk menemukan faktor risiko yang memungkinkan untuk diubah, agar jumlah kasus Lupus Nephritis pada anak bisa diturunkan lagi," ungkap Dr Costenbader seperti dikutip dari Medindia dan detik.


      Waktu sekarang Wed Jan 25, 2017 4:14 am