Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Misteri Sedih Usai Bercinta

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Misteri Sedih Usai Bercinta

    Post  via on Sun Apr 03, 2011 12:46 pm

    Misteri Sedih Usai Bercinta


    Bagi sebagaian orang aktivitas seksual dengan pasangan adalah hal menyenangkan. Namun ternyata, banyak wanita muda yang merasa sedih setelah melakukannya.

    Sebuah penelitian di Australia terhadap 200 wanita muda menunjukkan, satu dari wanita sesekali merasakan sedih setelah berhubungan intim. Sebanyak 10 persen bahkan menyatakan hampir selalu merasa sedih setelah
    bercinta.

    Penulis penelitian, Robert Schweitzer, dari the Queensland Institute of Technology mengatakan, "Dalam keadaan normal, fase revolusi dari aktivitas seksual atau fase setelah bercinta, memunculkan sensasi kesejahteraan sesuai dengan psikologis dan fisik seseorang."

    Namun, orang yang mengalami kesedihan atau post-coital dysphoria dapat mengungkapkan perasaan mereka segera setelah hubungan seksual. Dalam hal ini akan muncul rasa melankolis, kesedihan berlebih, cepat marah, penuh kecemasan, atau perasaan gelisah.

    "Penyebab munculnya perasaan tersebut tidak diketahui," ujar Robert Schweitzer. Salah satu responden mengatakan sedih setelah bercinta. Namun, perasaan tersebut tidak terkait berkurangnya rasa cinta dan sayang untuk pasangannya.

    Robert Schweitzer menambahkan, perasaan ini mungkin muncul karena trauma seksual yang diakibatkan pelecehan seksual. Namun, penelitian yang dipublikasikan dalam the quarterly International Journal of Sexual Health menemukan bahwa hanya ada korelasi yang minim antara trauma seksual dengan perasaan sedih setelah bercinta.

    "Ini menunjukkan adanya faktor-faktor lain, seperti predisposisi biologi, mungkin lebih penting," kata Schweitzer. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menemukan apakah hal yang sama terjadi pada kelompok usia yang berbeda. Selain itu, penelitian lanjutan diperlukan untuk melihat karakteristik emosi perempuan.


      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 9:27 am