Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Enam Fakta Penelitian Soal Video Porno

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Enam Fakta Penelitian Soal Video Porno

    Post  kuning on Mon Apr 04, 2011 8:21 am

    Enam Fakta Penelitian Soal Video Porno


    Film biru yang dikhususkan untuk orang dewasa begitu mudah ditemui. Di tengah perkembangan teknologi internet, video yang sarat adegan seksual ini bisa dinikmati kapan saja.

    Atas fenomena tersebut, sejumlah peneliti melakukan studi terkait video porno dalam kaitannya dengan hubungan seksual. Berikut paparan data yang terungkap, seperti dikutip dari Shine:

    1. Target pria: pemeran wanita
    Peneliti menunjukkan semua orang akan terangsang menyaksikan video berisi adegan tanpa busana, atau aktivitas seksual. Perbedaannya, pria terangsang dengan target yang jelas, yakni pemeran wanita. Sedangkan wanita cenderung bisa menikmati semua jenis adegan seksual, baik yang diperankan pasangan homoseksual, atau heteroseksual.

    2. Pria fokus melihat ekspresi wajah
    Mata dan bibir yang menggoda justru menjadi pusat perhatian, begitulah hasil studi dari Kinsey Institute di Universitas Indiana. Itu terjadi saat pria dihadapkan pada video yang berisi adegan hubungan seksual.

    3. Pengaruh Pil KB
    Studi dari Institut Kinsey menyebutkan, wanita lebih memilih menggunakan alat kontrasepsi yang dipasang di organ intim seperti yang dilihat di video porno. Perempuan tertarik pada pil KB lebih kepada unsur-unsur kontekstual.

    4. Hampir semua menontonnya
    Seorang peneliti dari University of Montreal ingin mempelajari apakah pornografi memiliki dampak terhadap kehidupan seksual pria. Sang peneliti berusaha mencari dari semua bentuk kelompok pria pada usia 20 tahun ke atas yang belum pernah menonton pronografi. Namun, ia sulit menemukan pria belum pernah menonton video porno.

    5. Pria menonton sebelum pubertas
    Menurut studi dari University of Montreal, mayoritas pria pertama kali menonton pornografi pada usia 10 tahun.

    6. Kaitannya dengan Pemilu Presiden
    Studi Universitas Rutgers Villanoca menunjukkan, di Amerika Serikat, ada hubungan antara kemenangan presiden dengan dorongan menonton pornografi. Pada kemenangan Bush di pemilu 2004, terjadi lonjakan konsumsi video porno di internet, terutama di sejumlah negara bagian pendukung Bush.

    Pada kemenangan Obama tahun 2008, pola serupa juga menimpa negara bagian yang pendukungnya. Terjadi kegilaannya terhadap pencarian film porno di internet. Studi ini menunjukkan kemenangan tim pendukung memicu gelombang testosteron yang mendorong gairah seksual.


      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 11:35 am