Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Main Harmonika untuk Senam Paru-paru

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Main Harmonika untuk Senam Paru-paru

    Post  clara on Tue Apr 05, 2011 1:50 am

    Main Harmonika untuk Senam Paru-paru



    Latihan pernapasan merupakan cara terbaik untuk memperbaiki fungsi paru-paru bagi penderita asma dan pneumonia. Salah satunya seperti yang diperkenalkan di Amerika Serikat baru-baru ini, yakni dengan memainkan alat musik tiup harmonika.

    Metode latihan pernapasan dengan bermain harmonika diperkenalkan di Sinai Hospital, sebuah rumah sakit ternama di Baltimore, Marryland. Penggagasnya adalah Jerry Henderson, wakil direktur layanan paska operasi bekerja sama dengan bangsal perawatan anak.

    Latihan pernapasan dengan harmonika ini ditujukan bagi anak-anak yang baru saja menjalani operasi paru-paru karena asma dan pneumonia. Anak-anak tersebut mengalami gangguan fungsi paru-paru, baik karena operasi maupun penyakitnya itu sendiri.

    Menurut Henderson, harmonika bisa melatih fungsi paru-paru karena alat musik ini dimainkan dengan cara ditiup dan dihisap. Alat musik ini memiliki plat logam di dalamnya yang akan bergetar dan mengeluarkan nada tertentu bila ditiup maupun dihisap.

    "Meniup dan menghisap udara melalui harmonika adalah olahraga, ibarat push-up bagi paru-paru," ungkap Henderson seperti dikutip dari Medindia.

    Memainkannya tentu tidak sembarangan, karena jika tidak terkontrol justru bisa membahayakan paru-paru anak. Oleh karena itu Henderson mendistribusikan sepaket alat pada pasiennya, yang isinya terdiri dari sebuah harmonika berikut buku panduan untuk memainkannya.

    Dengan didampingi perawat atau orangtuanya, pasien akan memainkan harmonikanya selama kurang lebih 15 menit di awal-awal terapi dan meningkat sesuai perkembangan kondisi paru-parunya. Yang jelas Henderson berharap pasien bisa merasa senang ketika menjalankan terapi dengan harmonika.

    Ide ini awalnya datang dari ayah Henderson, Buddy Wakefield yang sebelumnya juga menggunakan harmonika untuk terpai penderirta Parkinson. Pada penderita Parkinson, harmonika dipakai bukan untuk olahraga paru-paru tetapi untuk melatih gerakan sesuai dengan ritme musik.



      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 1:00 am