Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Dirampas, 150 Kg Bangkai Ayam Siap Jual

    Share

    near

    128
    Age : 25
    Lokasi : JAKARTA UTARA
    09.02.11

    Dirampas, 150 Kg Bangkai Ayam Siap Jual

    Post  near on Tue Apr 05, 2011 5:55 pm

    Dirampas, 150 Kg Bangkai Ayam Siap Jual



    BANTUL, KOMPAS.com - Aparat Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengungkap penjualan daging ayam bangkai atau tiren di Pedukuhan Cepoko Jajar, Kecamatan Piyungan, Selasa (5/4/2011).

    Operasi itu digelar Dinas Pertanian dan Kehutanan beserta Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Kesehatan.

    Mereka merampas sekitar 150 Kg daging ayam bangkai siap jual. Kepala Satpol PP, Kandiawan, menyatakan, informasi ini didapatkan dari warga dan langsung ditindaklanjuti intelijen.

    Setelah memastikan informasi tersebut, pihaknya langsung berkordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan tindakan. "Kami juga melibatkan petugas dari Dinas Kesehatan dan Peternakan untuk melakukan penggerebekan lokasi ini," ujar Kandiawan.

    Selain puluhan ekor ayam bangkai tersebut, petugas juga menyita beberapa bungkus berisi bakso yang juga dibuat dari daging ayam bangkai serta beberapa daging ayam yang sudah matang.

    Dari pengakuan pelaku biasanya mendapat setoran ayam mati dari oknum penjual ayam, rata-rata 10 sampai 20 ekor setiap harinya.

    Selama ini pelaku menjual barang haram ini ke pasar-pasar tradisional di Prambanan, Wonosari dan Bantul. Kepada petugas pelaku berinisial "SG" mengaku sudah lama melakukan praktek ini.

    "Ini sudah meresahkan warga, maka harus ditindak tegas", tambah Kandiawan. Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Kehutanan, Sri Budoyo, mengatakan, meski disimpan dalam lemari pendingin, daging ayam bangkai tetap tidak layak untuk dikonsumsi.

    Selain jaringannya sudah rusak, daging ayam bangkai akan berimbas buruk pada kesehatan manusia. "Daging itu sudah tidak sehat karena sudah membusuk," kata Sri Budoyo.

    Petugas selanjutnya membawa semua daging ayam bangkai tersebut untuk dimusnahkan. Meski belum dikurung, namun pelaku terancam akan dikenai UU No 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara lima tahun.
    [sumber:kompas]

      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 4:16 am