Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Dirampas, 150 Kg Bangkai Ayam Siap Jual

    Share
    avatar
    near

    128
    Age : 26
    Lokasi : JAKARTA UTARA
    09.02.11

    Dirampas, 150 Kg Bangkai Ayam Siap Jual

    Post  near on Tue Apr 05, 2011 5:55 pm

    Dirampas, 150 Kg Bangkai Ayam Siap Jual



    BANTUL, KOMPAS.com - Aparat Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengungkap penjualan daging ayam bangkai atau tiren di Pedukuhan Cepoko Jajar, Kecamatan Piyungan, Selasa (5/4/2011).

    Operasi itu digelar Dinas Pertanian dan Kehutanan beserta Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Kesehatan.

    Mereka merampas sekitar 150 Kg daging ayam bangkai siap jual. Kepala Satpol PP, Kandiawan, menyatakan, informasi ini didapatkan dari warga dan langsung ditindaklanjuti intelijen.

    Setelah memastikan informasi tersebut, pihaknya langsung berkordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan tindakan. "Kami juga melibatkan petugas dari Dinas Kesehatan dan Peternakan untuk melakukan penggerebekan lokasi ini," ujar Kandiawan.

    Selain puluhan ekor ayam bangkai tersebut, petugas juga menyita beberapa bungkus berisi bakso yang juga dibuat dari daging ayam bangkai serta beberapa daging ayam yang sudah matang.

    Dari pengakuan pelaku biasanya mendapat setoran ayam mati dari oknum penjual ayam, rata-rata 10 sampai 20 ekor setiap harinya.

    Selama ini pelaku menjual barang haram ini ke pasar-pasar tradisional di Prambanan, Wonosari dan Bantul. Kepada petugas pelaku berinisial "SG" mengaku sudah lama melakukan praktek ini.

    "Ini sudah meresahkan warga, maka harus ditindak tegas", tambah Kandiawan. Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Kehutanan, Sri Budoyo, mengatakan, meski disimpan dalam lemari pendingin, daging ayam bangkai tetap tidak layak untuk dikonsumsi.

    Selain jaringannya sudah rusak, daging ayam bangkai akan berimbas buruk pada kesehatan manusia. "Daging itu sudah tidak sehat karena sudah membusuk," kata Sri Budoyo.

    Petugas selanjutnya membawa semua daging ayam bangkai tersebut untuk dimusnahkan. Meski belum dikurung, namun pelaku terancam akan dikenai UU No 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara lima tahun.
    [sumber:kompas]

      Waktu sekarang Tue Aug 22, 2017 7:43 pm