Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Kaki Gelisah Tanda Gangguan Jantung

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Kaki Gelisah Tanda Gangguan Jantung

    Post  clara on Wed Apr 06, 2011 12:15 am

    Kaki Gelisah Tanda Gangguan Jantung


    Restless Legs Syndrom (RLS) atau sindroma kaki gelisah bisa menjadi pertanda buruk bagi kesehatan. Karena mereka yang sering mengalami sindrom kaki gelisah bisa menjadi tanda masalah jantung tersembunyi.

    Gejala sindroma kaki gelisah biasanya ditandai dengan kejang kaki, atau gerakan kaki saat tidur. Munculnya kejang pada kaki dapat menjadi tanda adanya masalah jantung yang lebih serius.

    Mereka yang mengalami sindroma ini lebih cenderung memiliki masalah penebalan jantung. Kondisi ini membuat mereka lebih rentan terhadap masalah jantung, stroke dan kematian, berdasarkan penelitian oleh dokter Mayo Clinic.

    "Kami tidak mengatakan ada hubungan sebab-akibat, hanya saja kaki gelisah mungkin tanda gangguan jantung yang harus diketahui dan dipertimbangkan para dokter dan pasien," kata Dr Arshad Jahangir di Mayo Clinic, Arizona.

    Jahangir, selaku pemimpin studi, memublikasikan hasil penelitiannya di sebuah konferensi American College of Cardiology di New Orleans.

    Sindroma kaki gelisah diperkirakan menyerang jutaan orang di dunia. "Studi ini salah satu studi yang melihat bagaimana sindroma mempengaruhi kesehatan," pakar kardiologi, Dr Ralph Brindis dari University of California, San Francisco.

    Studi melibatkan 584 orang yang terdiagnosis dengan sindroma kaki gelisah. Sebanyak 45 persen partisipan yang menggerak-gerakkan kaki dengan intensitas minimal 35 kali per jam cenderung mengalami penebalan jantung, dibandingkan lainnya. Studi berlangsung selama tiga tahun.

    Orang dengan kaki gelisah tidak boleh panik. Yang perlu dilakukan adalah berbicara dengan dokter untuk menanganinya. "Tanyakan pada dokter apakah ada tes yang diperlukan untuk mencari tahu adanya proses penebalan jantung,“ kata Jahangir.




      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 11:00 pm