Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Kulit Bokong Paling Sering Belang Meski Sudah Ditutupi

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Kulit Bokong Paling Sering Belang Meski Sudah Ditutupi

    Post  lea on Fri Apr 08, 2011 12:29 am

    Kulit Bokong Paling Sering Belang Meski Sudah Ditutupi


    Meski selalu tertutup dan tidak kena sinar matahari, kulit pantat seringkali justru lebih gelap dibanding bagian tubuh yang lain. Banyak faktor yang mempengaruhinya, termasuk pemilihan celana dalam yang ketat serta terlalu lama duduk.

    Kulit pantat yang lebih gelap dibanding kulit lain di sekitarnya menjadikannya tampak belang dan bisa mengurangi rasa percaya diri. Kondisi ini terjadi karena pigmentasi atau distribusi pewarna kulit yang tidak merata dan terkonsentrasi di bagian tersebut.

    Pigmentasi yang berlebihan di daerah pantat dipicu oleh friksi atau gesekan yang terjadi secara konstan atau terus menerus. Gesekan itu umumnya terjadi antara kulit dengan kain celana dalam, ditambah gesekan tidak langsung dengan permukaan kursi yang keras.

    Celana dalam yang terlalu ketat memberikan friksi yang lebih besar dibandingkan celana dalam yang longgar, sementara bahan yang memberikan friksi terbesar adalah bahan sintetis misalnya poliester. Katun lebih nyaman dan lebih melindungi kulit pantat dari friksi yang konstan.

    Permukaan kursi atau tempat juga mempengaruhi friksi yang terjadi, sebab kulit pantat juga akan bergesekan dengan permukaan tersebut meski dibatasi oleh kain celana. Makin keras permukaan tempat duduk, makin besar friksi yang terjadi apalagi jika duduk dalam waktu lama.

    Meski friksi yang konstan merupakan penyebab utama yang paling dominan, kadang-kadang pantat belang juga dipengaruhi faktor genetik. Seseorang cenderung akan memiliki pantat belang jika orangtua dan saudara-saudaranya juga memiliki pantat belang.

    Untuk pantat belang yang disebabkan oleh friksi yang konstan, beberapa cara bisa dilakukan untuk mengurangi warna gelap kehitaman di bagian tersebut. Salah satunya adalah memilih celana dalam yang nyaman dan menghindari duduk terlalu lama pada permukaan yang keras.

    Penggunaan bedak atau talk juga bisa mengurangi friksi yang terjadi, karena bisa mengurangi produksi keringat yang membuat kulit menjadi lebih lengket. Serbuk kayu cendana bahkan tidak hanya mengurangi friksi, tapi bisa mencerahkan kulit pantat yang terlanjur menghitam.

    Cara lain untuk mencerahkan kulit pantat yang sudah menghitam adalah dengan mengoleskan bahan-bahan berikut ini, seperti dikutip dari Home Remedies for You.

    1. Perasan lemon
    2. Susu
    3. Jus timun
    4. Daun mint yang dilumatkan.

    Bahan-bahan tersebut cukup dioleskan 2 kali sehari, lalu didiamkan paling tidak selama 10 menit sebelum dibersihkan kembali. Dalam beberapa hari, niscaya kulit pantat akan menjadi lebih cerah asal pemicunya yakni friksi yang konstan bisa dihindari.




      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 2:59 pm