Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Mengajari si Kecil Memakai Toilet

    Share

    mayang.ungu

    301
    14.06.09

    Mengajari si Kecil Memakai Toilet

    Post  mayang.ungu on Mon Apr 11, 2011 8:04 am

    Mengajari si Kecil Memakai Toilet


    Toilet training, begitu istilah populer untuk melatih si kecil ke kamar mandi. Kapan sebaiknya latihan itu mulai dilakukan?

    Bagi anak dan orangtua, toilet atau potty training adalah salah satu tahapan penting. Sejak bayi terbiasa buang air kecil (BAK) atau besar (BAB) sesuka hati, kini mereka harus belajar untuk melakukannya di kamar mandi.

    Beberapa anak menunjukkan keinginannya untuk belajar BAB dan BAK di kamar mandi saat usia dua tahun. Ada juga anak yang belum mau melakukannya meski usia mereka sudah 2,5 tahun atau lebih.

    Dilansir Mayo Clinic, tidak perlu mulai terburu-buru untuk melakukan toilet training ini. Jika anak diajari sejak usia dini, kemungkinan tahapan itu akan selesai lebih lama.

    Bagaimana orangtua tahu anak siap atau tidak untuk toilet training? Cobalah jawab pertanyaan berikut ini:

    1. Apakah anak terlihat terlihat untuk masuk ke toilet?
    2. Sudah bisakah anak mengikuti perintah-perintah yang mudah?
    3. Sudah bisakah anak menanyakan pertanyaan-pertanyaan ringan?
    4. Apakah anak bisa tidak ngompol selama dua jam atau lebih lama?
    5. Apakah anak sudah bisa memberitahu Anda melalui ucapan, ekspresi atau gerak tubuh saat dia ingin BAB atau BAK?
    6. Apakah anak merasa tidak nyaman jika pampers mereka basah?
    7. Bisakah anak membuka dan menarik celananya sendiri?

    Jika pertanyan di atas kebanyakan jawabannya adalah ya, anak Anda bisa jadi siap untuk toilet training. Namun kalau jawabannya kebanyakan tidak, Anda perlu menunggu dulu sebentar. Apalagi jika anak ternyata juga harus menghadapi perubahan besar dalam hidupnya, seperti memiliki adik. Anak yang menolak toilet training sekarang, bisa jadi mau melakukannya bulan depan.


      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 5:27 pm