Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

» Saat Fantastic Beasts Bertemu Harry Potter di Dunia Anime
Tue Jan 10, 2017 12:15 pm by lanang

» Modifikasi Knalpot Motor Untuk Performa Terbaik
Tue Jan 10, 2017 12:01 pm by flade

IKLAN ANDA


    Ada Bakteri Super di Sumber Air New Delhi

    Share

    near

    128
    Age : 25
    Lokasi : JAKARTA UTARA
    09.02.11

    Ada Bakteri Super di Sumber Air New Delhi

    Post  near on Mon Apr 11, 2011 9:00 pm

    Ada Bakteri Super di Sumber Air New Delhi




    Liputan6.com, New Delhi: Bakteri NDM-1 (New Delhi Metallo-beta-laktamase-1) yang kebal terhadap antibiotik ditemukan pada sampel air yang diambil dari persediaan air minum dan genangan air di jalan-jalan New Delhi.

    New Delhi Metallo-beta-laktamase atau NDM-1 adalah sebuah enzim yang jika ditemukan dalam bakteri umum seperti E. coli, salmonella dan k. pneumonia. Bakteri ini adalah yang paling resisten terhadap antibiotik.

    NDM-1 merupakan ancaman yang sangat serius bagi umat manusia di dunia, bakteri ini secara pasti akan mengancam nyawa jutaan umat manusia bila tidak ditemukan antibiotika untuk menangkalnya.

    "Ini bukanlah masalah yang dapat ditunda penyelesaiannya. Banyak orang tewas akhir-akhir ini dari infeksi yang tak dapat diobati," kata pimpinan Britain's Health Protection Agency, David Heymann.

    Sementara itu, Pemerintah India mengatakan bahwa penelitian berdasarkan sampel air tersebut tidaklah dapat dibenarkan. Pemerintah India juga menyangkal bakteri yang ditemukan pada persediaan air minum membahayakan kesehatan publik. "Kita tahu bahwa bakteri tersebar di mana-mana, bahkan di udara. Penelitian ini membuat takut bahwa India merupakan negara yang berbahaya untuk dikunjungi. Kami mengutuk itu," kata Direktur Dewan Riset Medis India, VM Katoch. (AP/Vin)
    [sumber:liputan6]

      Waktu sekarang Thu Jan 19, 2017 7:12 am