Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Penyakit Jantung Menjauh dengan Makan Satu Buah Apel Setiap Hari

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Penyakit Jantung Menjauh dengan Makan Satu Buah Apel Setiap Hari

    Post  lea on Thu Apr 14, 2011 1:24 am

    Penyakit Jantung Menjauh dengan Makan Satu Buah Apel Setiap Hari


    Buah apel menjadi makanan favorit bagi orang yang sedang menjalankan program diet karena kandungan air dan serat pada apel bisa menekan nafsu makan. Tak hanya itu, makan 1 buah apel setiap hari juga bisa menjauhkan Anda dari penyakit jantung.

    Penelitian terbaru yang dilakukan Florida State University di Tallahassee menemukan bahwa makan satu buah apel setiap hari baik untuk kesehatan pembuluh darah atau kardiovaskular.

    Peneliti mencatat bahwa wanita yang makan apel setiap hari selama setahun dapat menurunkan kolesterol total sebesar 14 persen dan tingkat kolesterol jahat (LDL atau Low Density Lipoprotein) sebesar 23 persen.

    "Saya tidak pernah menyangka bahwa konsumsi apel dapat mengurangi kolesterol jahat sambil meningkatkan kolesterol baik HDL (High Density Lipoprotein) sekitar 4 persen," jelas Bahram Arjmandi, Ketua Departemen Gizi, Makanan dan Ilmu Olahraga di Florida State University di Tallahassee, seperti dilansir Healthday.

    Dalam studi terbaru ini, para peneliti ingin menilai efek jangka panjang dari konsumsi apel tersebut terhadap kesehatan jantung.

    Peneliti merekrut 160 wanita antara usia 45 hingga 65 tahun. Para wanita tersebut secara acak dijadikan satu dari dua kelompok intervensi diet. Satu kelompok diberi 75 gram apel kering setiap hari selama setahun, sedangkan kelompok lainnya diberi plum kering setiap hari selama setahun.

    Menurut penelitian ini, apel kering harian mengandung sekitar 240 kalori dan apel mengandung sekitar 5 gram serat, menurut Departemen Pertanian AS.

    Peneliti menemukan bahwa wanita yang makan apel kering dapat menurunkan kolesterol total sebesar 14 persen. Kolesterol LDL turun 23 persen. Konsumsi apel harian juga secara signifikan menurunkan tingkat protein C-reaktif dan hidroperoksida lipid, dua bahan yang dapat mengindikasikan peningkatan risiko penyakit jantung. Namun apakah plum berpengaruh pada tingkat kolesterol tidak disebutkan dalam studi abstrak.

    "Apel benar-benar adalah buah luar biasa karena berbagai alasan. Alasan terbesar apel adalah serat, apel memiliki serat larut dan tidak larut. Serat tidak larut banyak ditemukan pada kulitnya, sedangkan daging buahnya mengandung serat larut," kata Jessica Shapiro, ahli gizi klinis di Montefiore Medical Center di New York City.

    Menurut Shapiro, daging buah apel akan menjadi zat seperti gel yang sangat kental yang dapat mengambil kolesterol dan menariknya keluar dari tubuh.

    "Satu hal yang baik dalam apel adalah pektin. Ini adalah zat yang digunakan untuk membuat jeli atau selai, dan pektin berkontribusi terhadap viskositas apa yang terjadi melalui tubuh, dan membantu mengeluarkannya. Apel juga punya banyak antioksidan dan komponen alami lainnya," katanya.

    Shapiro mengatakan dia akan merekomendasikan apel segar ketimbang apel kering, karena beberapa nutrisi mungkin hilang dalam proses pengeringan.

    Menurut US Centers for Disease Control and Prevention, makanan dapat memiliki efek pada kadar kolesterol. Makanan yang mengandung lemak jenuh, lemak trans dan kolesterol dapat meningkatkan kadar kolesterol, sedangkan makanan dengan lemak sehat seperti minyak zaitun dapat menurunkan kolesterol Anda.

    Makanan dengan serat, seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian, dapat menurunkan kadar kolesterol, sedangkan karbohidrat yang rendah serat cenderung meningkatkan kadar trigliserida dan menurunkan kadar HDL sebagai kolesterol baik.

    Hasil penelitian ini telah disajikan pada pertemuan Experimental Biology di Washington D.C hari Selasa lalu.


      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 11:29 am