Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Situasi Tepat Nasehati Si Dia

    Share

    niagara

    341
    11.06.09

    Situasi Tepat Nasehati Si Dia

    Post  niagara on Fri Apr 15, 2011 6:36 am

    Situasi Tepat Nasehati Si Dia


    Memang sudah seharusnya bila pasangan sedang punya masalah, Anda ikut terlibat, setidaknya demi membesarkan hatinya. Tetapi, tunggu dulu! Ada baiknya sebelum memutuskan untuk terlibat lebih jauh, ketahui dulu situasinya agar kehadiran Anda justru tidak membuat dia terganggu.

    Sebab, berurusan dengan seseorang yang suasana hatinya sedang tidak stabil, terkadang bisa menjadi masalah serius. Jadi, daripada berisiko membuat ledakan masalah baru bagi dia, baca tips berikut ini supaya keadaan menjadi kembali normal, dikutip dari laman She Knows.

    Tunggu saat tepat

    Ketika Anda sedang dalam suasana hati buruk, mungkin Anda benar-benar ingin sendiran saja. Anda merasa belum membutuhkan orang lain di sekitar Anda sampai keadaannya membaik. Begitu juga dengan pasangan pria Anda.

    Anda mungkin hanya ingin membantu menyemangati dia untuk melewati masalah yang telah membuatnya marah, tetapi bukankah lebih baik Anda memberinya ruang terlebih dulu. Biarkan dia sendirian dulu, sampai keadaan normal. Kecuali memang Anda sudah siap untuk mendapatkan reaksi yang tidak Anda inginkan.

    Jangan memulai berkelahi

    Mungkin Anda ingin mengomeli pasangan pria Anda karena dia lupa membuang sampah sembarangan atau lupa menelepon ibu untuk mengucapkan selamat ulang tahun.

    Tetapi, omelan Anda sia-sia saja bila dia sedang dalam emosi yang tidak stabil. Dia pasti tidak akan mendengar Anda. Bisa jadi, keadaan akan bertambah buruk karena dia bisa marah. Jadi, lebih baik tunggu dulu sampai dia benar-benar tenang.

    Jangan tersinggung

    Bila dia belum mau terbuka tentang permasalahan yang telah membuatnya tidak tenang, jangan tersinggung dulu. Biarkan semuanya berjalan sampai keadaannya benar-benar normal.

    Bila Anda tersinggung gara-gara dia menutup diri, kemudian Anda kesal lalu marah kepadanya, keadaan pasti akan bertambah rumit. Tentu ini tidak Anda inginkan bukan.




      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 1:11 pm