Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Yesterday at 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Situasi Tepat Nasehati Si Dia

    Share

    niagara

    341
    11.06.09

    Situasi Tepat Nasehati Si Dia

    Post  niagara on Fri Apr 15, 2011 6:36 am

    Situasi Tepat Nasehati Si Dia


    Memang sudah seharusnya bila pasangan sedang punya masalah, Anda ikut terlibat, setidaknya demi membesarkan hatinya. Tetapi, tunggu dulu! Ada baiknya sebelum memutuskan untuk terlibat lebih jauh, ketahui dulu situasinya agar kehadiran Anda justru tidak membuat dia terganggu.

    Sebab, berurusan dengan seseorang yang suasana hatinya sedang tidak stabil, terkadang bisa menjadi masalah serius. Jadi, daripada berisiko membuat ledakan masalah baru bagi dia, baca tips berikut ini supaya keadaan menjadi kembali normal, dikutip dari laman She Knows.

    Tunggu saat tepat

    Ketika Anda sedang dalam suasana hati buruk, mungkin Anda benar-benar ingin sendiran saja. Anda merasa belum membutuhkan orang lain di sekitar Anda sampai keadaannya membaik. Begitu juga dengan pasangan pria Anda.

    Anda mungkin hanya ingin membantu menyemangati dia untuk melewati masalah yang telah membuatnya marah, tetapi bukankah lebih baik Anda memberinya ruang terlebih dulu. Biarkan dia sendirian dulu, sampai keadaan normal. Kecuali memang Anda sudah siap untuk mendapatkan reaksi yang tidak Anda inginkan.

    Jangan memulai berkelahi

    Mungkin Anda ingin mengomeli pasangan pria Anda karena dia lupa membuang sampah sembarangan atau lupa menelepon ibu untuk mengucapkan selamat ulang tahun.

    Tetapi, omelan Anda sia-sia saja bila dia sedang dalam emosi yang tidak stabil. Dia pasti tidak akan mendengar Anda. Bisa jadi, keadaan akan bertambah buruk karena dia bisa marah. Jadi, lebih baik tunggu dulu sampai dia benar-benar tenang.

    Jangan tersinggung

    Bila dia belum mau terbuka tentang permasalahan yang telah membuatnya tidak tenang, jangan tersinggung dulu. Biarkan semuanya berjalan sampai keadaannya benar-benar normal.

    Bila Anda tersinggung gara-gara dia menutup diri, kemudian Anda kesal lalu marah kepadanya, keadaan pasti akan bertambah rumit. Tentu ini tidak Anda inginkan bukan.




      Waktu sekarang Wed Sep 28, 2016 12:12 pm