Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Orang Tua Vs Kekasih, Pilih Siapa?

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Orang Tua Vs Kekasih, Pilih Siapa?

    Post  clara on Sun Apr 17, 2011 10:35 am

    Orang Tua Vs Kekasih, Pilih Siapa?


    Setelah sekian lama sendiri, akhirnya Anda pun menemukan pria idaman. Sayangnya, kata 'idaman' ternyata hanya berlaku bagi Anda, bukan orang tua Anda.

    Mempunyai orang tua yang tidak suka dengan pria pilihan, memang jadi sebuah dilema. Orang tua memegang peranan penting dalam hidup, di sisi lain, Anda pun tidak bisa berpisah dari kekasih.

    Lalu timbul pertanyaan, siapa yang harus dipilih, orang tua atau kekasih? Jujur, Anda tidak bisa memilih salah satunya. Dalam situasi ini, Anda harus menjadi 'jembatan' antara orang tua dan si dia. Bagaimana caranya?

    1. Coba hadapi situasi ini dengan hati dan kepala dingin, jangan bertindak gegabah dengan melawan orang tua. Bagaimanapun juga, merekalah yang membesarkan Anda dengan penuh kasih sayang. Coba cari tahu, apa yang ada di diri kekasih Anda sehingga orang tua tidak suka padanya.

    2. Ajak orang tua Anda bicara dari hati ke hati. Ciptakan suasana santai dan tenang, lalu tanyakan baik-baik kenapa mereka tidak menyukai pasangan Anda. Dengarkan pendapat mereka, pikirkan secara matang. Mungkin saja kedua orang tua punya sudut pandang yang lain.

    3. Jika tetap berpegang pada pendirian, yaitu bersikeras tidak mau pisah dari kekasih karena larangan orang tua, berilah pengertian. Saran dari Sheri dan Bob Stritof, konsultan perkawinan di about, katakan Anda memahami dan menghargai perhatian mereka, tapi Anda juga punya zona pribadi yang tidak bisa disentuh siapapun, yaitu hati dan perasaan.

    4. Ingat, Anda belum dapat persetujuan dari orang tua jadi jangan coba bermain api. Dikutip dari Loving You, saat berkencan, usahakan tidak pulang larut malam, apalagi sampai menginap. Tindakan ini akan semakin menambah 'daftar gelap' si dia di depan orang tua Anda. Jika kekasih datang ke rumah, pastikan dia tidak terlalu berlama-lama dan jangan sampai orang tua Anda yang menegur untuk menyuruhnya pulang.

    5. Coba 'promosikan' kebaikannya pada orang tua Anda. Misalnya sikapnya yang ramah, jujur, setia, sayang keluarga, dan sebagainya. Orang tua biasanya ingin anaknya mendapatkan pria yang sudah mapan. Jika kebetulan si dia menjabat posisi bagus di kantornya, tak ada salahnya Anda memberitahu mereka. Tapi jika kekasih hanya berpenghasilan cukup, yakinkan bahwa harta tidak selalu menentukan kebahagiaan seseorang. Tapi ingat, jangan melebih-lebihkan cerita dari keadaan sebenarnya.

    6. Pertemukan sang kekasih dengan orang tua, untuk membuktikan mereka salah menilai orang. Rencanakan makan malam bersama di rumah atau restoran. Minta pasangan untuk berpenampilan rapi dan menjaga sikap. Satu atau dua jam pertemuan mungkin sudah cukup untuk 'memperlihatkan' si dia kepada orang tua Anda. Perbincangan yang terlalu lama akan membuat bosan sehingga kecenderungan orang tua melihat sisi negatifnya lebih besar.

    7. Jika setelah pertemuan, orang tua tetap melarang Anda berhubungan dengannya, jangan langsung marah. Ada baiknya Anda mengambil waktu untuk tidak bertemu si dia sementara waktu. Gunakan waktu itu untuk saling introspeksi diri, apa ada yang salah dengan hubungan kalian?

    8. Bila memang ada kekurangan dalam hubungan, mintalah masukan dari orang tua, apa sebenarnya yang jadi kriteria pria yang cocok untuk Anda. Namun jika sang pria jauh dari kriteria, bicarakan dan hadapi persoalan ini dengan bijaksana. Tunjukkan sikap pada orang tua, Anda sudah cukup dewasa untuk mengambil keputusan dengan benar, termasuk memilih pasangan hidup.



      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 6:54 pm