Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Ba'asyir: Pelaku Bom Cirebon Sakit Jiwa

    Share
    avatar
    near

    128
    Age : 26
    Lokasi : JAKARTA UTARA
    09.02.11

    Ba'asyir: Pelaku Bom Cirebon Sakit Jiwa

    Post  near on Tue Apr 19, 2011 9:46 am

    Ba'asyir: Pelaku Bom Cirebon Sakit Jiwa



    JAKARTA, KOMPAS.com — Terdakwa teroris Abu Bakar Ba'asyir menilai tidak ada dalil dalam ajaran Islam yang membenarkan pemboman masjid, apalagi saat ada jemaah yang tengah melakukan shalat di masjid itu. Ba'asyir menilai pelaku bom bunuh diri di Masjid Adz-Dzikro di lingkungan Mapolresta Cirebon, Jawa Barat, adalah kafir.


    "Tidak ada dalil-dalil di dalam agama Islam yang boleh melakukan macam itu. Orang sedang shalat kok dibom. Kalau dibilang semua polisinya kafir, tetapi dzohir-nya shalat. Itu jelas menyalahi," kata Ba'asyir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (18/4/2011). Ia dimintai komentarnya mengenai aksi bom bunuh diri di Cirebon.

    Ia sependapat dengan pihak yang menilai pelaku mengalami gangguan jiwa. Menurut Amir Jamaah Anshorud Tauhid (JAT) itu, tidak mungkin orang yang paham ajaran Islam melakukan hal itu. "Enggak
    mungkin kalau pemuda yang ngerti agama seenaknya berani begitu," katanya.

    Seperti diberitakan, pelaku yang diduga M Syarief menerobos masuk membawa bom yang dimasukkan ke dalam tas ketika puluhan jemaah yang sebagian besar anggota Polresta Cirebon tengah shalat. Bom berdaya ledak rendah melukai 31 orang yang mayoritas polisi. Sementara pelaku tewas dengan kondisi bagian perut hancur.
    [sumber:kompas]

      Waktu sekarang Thu Aug 17, 2017 4:57 pm