Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Khasiat Sereh Wangi
Yesterday at 5:37 pm by flade

» Pria Ini Menghasilkan 38 Juta Per Hari Sambil Jalan-jalan Keliling Dunia!
Fri Jan 20, 2017 11:19 am by jakarta

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

IKLAN ANDA


    Soal UN Dijual Rp5 Juta

    Share

    near

    128
    Age : 25
    Lokasi : JAKARTA UTARA
    09.02.11

    Soal UN Dijual Rp5 Juta

    Post  near on Wed Apr 20, 2011 9:35 am

    Soal UN Dijual Rp5 Juta



    SUKABUMI – Pelaksanaan ujian nasional SMA sederajat di Kota Sukabumi diwarnai dugaan praktik jual beli soal ujian. Harga yang ditawarkan untuk satu paket soal ujian secara lengkap mencapai Rp5 Juta.

    Keterangan yang dihimpun di lapangan, kebocoran kunci jawaban pada hari pertama pelaksanaan UN di Kota Sukabumi, Senin 18 April lalu, merupakan buntut terjadinya praktik jual-beli soal ujian. Umumnya soal ujian yang diperdagangkan tersebut berasal dari wilayah Kabupaten Sukabumi.

    Harga untuk setiap soal ujian ditentukan oleh tingkat kesulitan mata pelajaran. Untuk paket soal dengan mata pelajaran yang dikategorikan ringan, dijual seharga Rp3 juta. Sedangkan untuk soal ujian dengan mata pelajaran kategori berat seperti Bahas Inggris dan Matematika dijual seharga Rp5 juta.

    “Harganya berkisar Rp3 juta hingga Rp5 juta. Ini tergantung dari tingkat kesulitan pelajaran yang diujikan. Berkas soal ujian yang beredar ini berasal dari sejumlah sekolah di wilayah kabupaten,” ungkap seorang sumber yang enggan disebutkan.

    Dikatakan sumber ini, terjadinya kebocoran soal ujian di wilayah Kabupaten Sukabumi dipicu salah satunya pelaksanaan pendistribusian lembara soal ujian yang dilakukan dua hari sebelum pelaksanaan UN, sehingga membuka peluang bagi para oknum sekolah untuk membuka berkas soal ujian dan menggandakannya. Berbeda dengan wilayah Kota Sukabumi yang melaksanakan pendistribusiannya pada H-1 pelaksanaan UN.

    Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, Zaenal Mutaqin membantah telah terjadinya praktik jual-beli soal ujian. Dalam pelaksanaan UN ini, Zaenal menjamin kerahasiaan soal ujian karena telah melalui proses penjagaan ketat mulai dari proses pendistribusian ke sekolah hingga pembagian soal ujian kepada para peserta.

    “Kami menjamin tidak ada pembongkaran lembar soal sebelum pelaksanaan ujian dimulai. Pelaksanaannya dijaga ketat sehingga tidak akan ada kebocoran yang mengakibatkan terjadinya praktik jual beli soal,” tegas Zaenal.
    (Toni Kamajaya/Koran SI/rhs)
    [sumber:okezone]

      Waktu sekarang Wed Jan 25, 2017 6:15 am