Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Soal UN Dijual Rp5 Juta

    Share

    near

    128
    Age : 25
    Lokasi : JAKARTA UTARA
    09.02.11

    Soal UN Dijual Rp5 Juta

    Post  near on Wed Apr 20, 2011 9:35 am

    Soal UN Dijual Rp5 Juta



    SUKABUMI – Pelaksanaan ujian nasional SMA sederajat di Kota Sukabumi diwarnai dugaan praktik jual beli soal ujian. Harga yang ditawarkan untuk satu paket soal ujian secara lengkap mencapai Rp5 Juta.

    Keterangan yang dihimpun di lapangan, kebocoran kunci jawaban pada hari pertama pelaksanaan UN di Kota Sukabumi, Senin 18 April lalu, merupakan buntut terjadinya praktik jual-beli soal ujian. Umumnya soal ujian yang diperdagangkan tersebut berasal dari wilayah Kabupaten Sukabumi.

    Harga untuk setiap soal ujian ditentukan oleh tingkat kesulitan mata pelajaran. Untuk paket soal dengan mata pelajaran yang dikategorikan ringan, dijual seharga Rp3 juta. Sedangkan untuk soal ujian dengan mata pelajaran kategori berat seperti Bahas Inggris dan Matematika dijual seharga Rp5 juta.

    “Harganya berkisar Rp3 juta hingga Rp5 juta. Ini tergantung dari tingkat kesulitan pelajaran yang diujikan. Berkas soal ujian yang beredar ini berasal dari sejumlah sekolah di wilayah kabupaten,” ungkap seorang sumber yang enggan disebutkan.

    Dikatakan sumber ini, terjadinya kebocoran soal ujian di wilayah Kabupaten Sukabumi dipicu salah satunya pelaksanaan pendistribusian lembara soal ujian yang dilakukan dua hari sebelum pelaksanaan UN, sehingga membuka peluang bagi para oknum sekolah untuk membuka berkas soal ujian dan menggandakannya. Berbeda dengan wilayah Kota Sukabumi yang melaksanakan pendistribusiannya pada H-1 pelaksanaan UN.

    Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, Zaenal Mutaqin membantah telah terjadinya praktik jual-beli soal ujian. Dalam pelaksanaan UN ini, Zaenal menjamin kerahasiaan soal ujian karena telah melalui proses penjagaan ketat mulai dari proses pendistribusian ke sekolah hingga pembagian soal ujian kepada para peserta.

    “Kami menjamin tidak ada pembongkaran lembar soal sebelum pelaksanaan ujian dimulai. Pelaksanaannya dijaga ketat sehingga tidak akan ada kebocoran yang mengakibatkan terjadinya praktik jual beli soal,” tegas Zaenal.
    (Toni Kamajaya/Koran SI/rhs)
    [sumber:okezone]

      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 4:12 am