Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Ukuran Jari Penentu Daya Tarik Pria

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Ukuran Jari Penentu Daya Tarik Pria

    Post  kuning on Thu Apr 21, 2011 1:49 am

    Ukuran Jari Penentu Daya Tarik Pria


    Panjang jari telunjuk (indeks finger/2D) dibandingkan dengan jari manis (ring finger/4D) dikenal dengan rasio 2D:4D. Perbandingan tersebut dianggap proporsional untuk menunjukkan daya tarik seorang pria. Rasio ukuran jari pria ini diketahui berhubungan dengan seksualitas, kesuburan, dan tingkat kompetisi.

    Rasio yang rendah, dengan jari manis yang lebih panjang dari jari telunjuk, mengindikasikan level testosteron yang tinggi. Bukan hanya itu, rasio tersebut juga menggambarkan seorang pria terlihat lebih menarik dan memiliki figur yang simetris.

    Efek ini lebih terlihat pada jari bagian tangan kanan dibandingkan jari bagian tangan kiri. Hal itu menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr Camille Ferdenzi dan timnya dari University of Geneva, Swiss.

    Mereka mengukur rasio digit 2D:4D pada 49 pria. Kemudian memperlihatkan foto-foto pria tersebut pada para wanita yang dilibatkan dalam penelitian. Para wanita diminta untuk menilai daya tarik jangka pendek, seperti keinginan untuk makan malam dengannya. Termasuk juga daya tarik jangka panjang, seperti sebagai pasangan masa depan. Figur simetris dan maskulinitas juga diperhitungkan.

    Peneliti menemukan bahwa kedua daya tarik, jangka panjang dan pendek, sangat berhubungan dengan rasio 2D: 4D. Semakin rendah rasio, semakin tinggi skor daya tarik yang diberikan oleh para wanita. Figur simetris juga diketahui memiliki hubungan kuat, tetapi faktor maskulinitas tidak ditemukan.

    "Hal ini menggambarkan preferensi wanita pada pria dengan rasio 2D: 4D. Mungkin juga didorong oleh fakta bahwa orang-orang ini memiliki wajah lebih simetris," kata Dr. Ferdenzi, seperti dikutip dari Telegraph.co.uk.

    Indikator level testosteron lainnya seperti aroma tubuh dan tekanan suara ternyata tidak memiliki hubungan dengan rasio 2D: 4D. Menurut peneliti, hal ini mungkin karena perkembangan tersebut terjadi di masa depan sehingga tidak terpengaruh paparan hormon dalam kandungan.




      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 10:37 pm