Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Today at 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Ukuran Jari Penentu Daya Tarik Pria

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Ukuran Jari Penentu Daya Tarik Pria

    Post  kuning on Thu Apr 21, 2011 1:49 am

    Ukuran Jari Penentu Daya Tarik Pria


    Panjang jari telunjuk (indeks finger/2D) dibandingkan dengan jari manis (ring finger/4D) dikenal dengan rasio 2D:4D. Perbandingan tersebut dianggap proporsional untuk menunjukkan daya tarik seorang pria. Rasio ukuran jari pria ini diketahui berhubungan dengan seksualitas, kesuburan, dan tingkat kompetisi.

    Rasio yang rendah, dengan jari manis yang lebih panjang dari jari telunjuk, mengindikasikan level testosteron yang tinggi. Bukan hanya itu, rasio tersebut juga menggambarkan seorang pria terlihat lebih menarik dan memiliki figur yang simetris.

    Efek ini lebih terlihat pada jari bagian tangan kanan dibandingkan jari bagian tangan kiri. Hal itu menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr Camille Ferdenzi dan timnya dari University of Geneva, Swiss.

    Mereka mengukur rasio digit 2D:4D pada 49 pria. Kemudian memperlihatkan foto-foto pria tersebut pada para wanita yang dilibatkan dalam penelitian. Para wanita diminta untuk menilai daya tarik jangka pendek, seperti keinginan untuk makan malam dengannya. Termasuk juga daya tarik jangka panjang, seperti sebagai pasangan masa depan. Figur simetris dan maskulinitas juga diperhitungkan.

    Peneliti menemukan bahwa kedua daya tarik, jangka panjang dan pendek, sangat berhubungan dengan rasio 2D: 4D. Semakin rendah rasio, semakin tinggi skor daya tarik yang diberikan oleh para wanita. Figur simetris juga diketahui memiliki hubungan kuat, tetapi faktor maskulinitas tidak ditemukan.

    "Hal ini menggambarkan preferensi wanita pada pria dengan rasio 2D: 4D. Mungkin juga didorong oleh fakta bahwa orang-orang ini memiliki wajah lebih simetris," kata Dr. Ferdenzi, seperti dikutip dari Telegraph.co.uk.

    Indikator level testosteron lainnya seperti aroma tubuh dan tekanan suara ternyata tidak memiliki hubungan dengan rasio 2D: 4D. Menurut peneliti, hal ini mungkin karena perkembangan tersebut terjadi di masa depan sehingga tidak terpengaruh paparan hormon dalam kandungan.




      Waktu sekarang Tue Sep 27, 2016 10:35 pm