Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Terlalu Bersih Bisa Picu Depresi

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Terlalu Bersih Bisa Picu Depresi

    Post  lea on Fri Apr 22, 2011 9:47 am

    Terlalu Bersih Bisa Picu Depresi


    Rumah dan meja kerja yang bersih memang bisa membuat Anda merasa nyaman. Tetapi jangan terlalu terobsesi dengan kebersihan, karena level bakteri dan kotoran yang rendah di sekitar Anda, bisa membuat sistem kekebalan tubuh jadi lemah dan mengganggu fungsi otak.

    Hal itu menurut penelitian yang dilakukan tim dari Atlanta, Amerika Serikat. Diketahui bahwa sistem kekebalan tubuh yang lemah cenderung bereaksi berlebihan terhadap debu dan kotoran dalam bentuk peradangan atau alergi.

    Kondisi ini ternyata dapat memperlambat produksi serotonin, bahan kimia otak yang menciptakan perasaan bahagia. Sehingga, seseorang jadi mudah mengalami depresi. Tim peneliti melakukan penelitian dengan memasukkan obat untuk hepatitis C pada 27 pasien. Obat tersebut bisa menyebabkan reaksi yang mirip dengan alergi.

    "Kami percaya kalau sistem kekebalan tubuh berhubungan dengan depresi. Saat orang tumbuh berkembang, sistem kekebalan tubuh juga berkembang," kata Dr. Andrew Miller, salah satu peneliti, seperti dikutip dari Telegraph.co.uk.

    Jika terpapar bakteri dan parasit, sistem kekebalan tubuh akan berfungsi dengan lebih baik. Sistem akan lebih mudah mendeteksi bakteri yang dapat memicu penyakit, termasuk mengontrol peradangan.

    "Saat ini lingkungan memang lebih bersih dan higienis. Tetapi hal itu membuat sistem kekebalan tubuh kita tidak belajar bagaimana menghadapi bakteri dan virus yang menimbulkan penyakit," kata Dr. Andrew.





      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 3:34 pm