Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

IKLAN ANDA


    Tidurlah dengan Posisi Miring Jika Sering Ngorok

    Share
    avatar
    flade

    950
    23.09.09

    Tidurlah dengan Posisi Miring Jika Sering Ngorok

    Post  flade on Mon Apr 25, 2011 11:46 am

    Tidurlah dengan Posisi Miring Jika Sering Ngorok


    Bagi orang yang sering mendengkur alias ngorok, posisi tidur sangat mempengaruhi dengkuran tersebut. Tidur dengan posisi miring atau menyamping cukup efektif menguranginya, dengan satu syarat orang tersebut tidak boleh terlalu gemuk.

    Ngorok perlu diatasi karena tak hanya mengganggu orang lain yang mendengarkan, tetapi juga membahayakan orang yang bersangkutan. Disadari atau tidak, orang yang sering ngorok tidurnya kurang berkualitas jika dibandingkan dengan yang tidak ngorok.

    Diyakini, 75 persen orang yang ngorok juga mengalami sleep apnea atau henti napas yang tidak disadari selama tidur. Tersumbatnya saluran napas akibat sleep apnea menyebabkan suplai oksigen ke otak tidak lancar, sehingga orang tersebut bangun dalam kondisi tidak segar.

    Banyak pakar menyarankan, orang yang sering mendengkur saat tidur sebaiknya tidak tidur dalam posisi berbaring. Adanya gaya gravitasi menyebabkan organ-organ di pangkal tenggorokan turun dan mempersempit saluran napas, sehingga bergetar saat dilewati udara.

    Tidur menyamping bisa mengurangi efek gravitasi sehingga dengkuran juga akan berkurang. Dikutip dari NY Times, 54 persen orang ngorok bisa mengurangi dengkurannya hanya dengan mengubah posisi tidur dari telentang jadi menyamping atau miring.

    Sementara itu, sisanya sebanyak 46 persen tetap mendengkur meski sudah tidur dalam posisi miring. Hal ini adalah perkecualian, karena ada penelitian lain yang mengungkap faktor risiko yang membedakannya dengan 54 persen yang tidak mendengkur saat tidur menyamping.

    Penelitian yang dipublikasikan tahun 1997 itu membagi orang ngorok menjadi 2 kelompok, yakni positional snorer dan non positional snorer. Positional snorer adalah orang yang dengkurannya dipengaruhi oleh posisi tidur, sedangkan non positional snorer selalu ngorok dalam posisi apapun.

    Orang-orang yang masuk kategori positional snorer umumnya memiliki berat badan cenderung kurus hingga normal mendekati gemuk. Sementara yang termasuk dalam kategori non positional snorer umumnya memiliki berat badan berlebih atau overweight dan obesitas.

    Intinya adalah, tidur dalam posisi miring efektif mengatasi dengkuran jika seseorang tidak memiliki masalah dengan berat badan. Jika tubuhnya gemuk, satu-satunya cara mengatasi dengkuran adalah kombinasi diet dan olahraga untuk mengurangi berat badan.





      Waktu sekarang Mon Sep 25, 2017 5:59 am