Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Kloset Duduk Bisa Picu Kanker Seviks

    Share

    flade

    935
    23.09.09

    Kloset Duduk Bisa Picu Kanker Seviks

    Post  flade on Wed Apr 27, 2011 6:05 am

    Kloset Duduk Bisa Picu Kanker Seviks


    Kanker serviks dikata bisa menyebar melalui kloset duduk. Konsultan Ginekologi dan Onkologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Laila Nuranna, MD, PhD mengatakan, tak mengelak potensi itu. Penyebaran kaker serviks bisa terjadi melalui kontak antarkulit di bagian genital.

    “Umumnya, kanker serviks memang bisa terjadi akibat hubungan seksual, tapi tidak menutup kemungkinan wanita yang masih virgin terkena infeksi virus Human Papiloma Virus (HPV) penyebab kanker serviks. Skin contact bisa dari kloset duduk,” katanya saat ditemui di FKUI, Salemba, Selasa, 26 April 2011.

    Data screening kanker serviks yang dilakukan di Jakarta menunjukkan, satu dari 700 - 1.000 orang responden positif menderita kanker serviks meski belum berhubungan seksual. Meski kemungkinannya hanya 2-3 persen, tapi ancaman itu ada.

    Setiap wanita perlu waspada dan segera melakukan pencegahan sejak dini. Meski sudah tersedia vaksin, tidak semua wanita bisa melakukannya, karena kendala biaya mahal. Pencegahan primer yang bisa dilakukan hanya memperbanyak sosialisasi pencegahan dan menghindari HPV dengan mawas diri.

    Semua wanita yang sudah melakukan hubungan seksual harus melakukan deteksi sedini mungkin. “Yang paling penting adalah lakukan screening bagi mereka yang sudah pernah berhubungan seksual untuk tahu lebih dini adanya prakanker sehingga bisa lebih mudah ditangani,” katanya.

    Meski termasuk penyakit mematikan, penyebarannya masih bisa dicegah. “HPV is friendly virus, tidak semua HPV menyebabkan kanker, sehingga bisa ditangkal dan diobati, asalkan melakukan screening secara dini,” ujarnya.



      Waktu sekarang Thu Sep 29, 2016 10:23 am