Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kota Tanpa Kuburan
Today at 7:50 am by jakarta

» JUAL OBAT KUAT VIAGRA USA ASLI | WHATSAPP 081328111657
Wed Dec 06, 2017 11:50 pm by varisha

» Pendidikan di Finlandia
Tue Nov 28, 2017 12:31 pm by flade

» Di Maroko, Semua Domba Pintar Memanjat Pohon
Sat Nov 25, 2017 10:50 am by flade

» Para Hackers Cantik
Sun Nov 12, 2017 2:24 pm by flade

» 3 Tips Ini Sukseskan Bisnis Kopi
Sat Nov 04, 2017 8:57 am by flade

» Akhir Pencarian Mbah Wongso, Warga Suriname Keturunan Jawa
Mon Oct 23, 2017 10:22 am by zuko

» Ini Cerita Move On Wanita yang Diputusin Jelang Nikah Usai Pacaran 9 Tahun
Wed Oct 11, 2017 8:17 am by flade

» Gores Mobil Rp 1,4 M, Gadis Ini Malah Dapat Keberuntungan Tak Terduga
Mon Sep 25, 2017 5:35 pm by lea

IKLAN ANDA


    Kloset Duduk Bisa Picu Kanker Seviks

    Share
    avatar
    flade

    955
    23.09.09

    Kloset Duduk Bisa Picu Kanker Seviks

    Post  flade on Wed Apr 27, 2011 6:05 am

    Kloset Duduk Bisa Picu Kanker Seviks


    Kanker serviks dikata bisa menyebar melalui kloset duduk. Konsultan Ginekologi dan Onkologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Laila Nuranna, MD, PhD mengatakan, tak mengelak potensi itu. Penyebaran kaker serviks bisa terjadi melalui kontak antarkulit di bagian genital.

    “Umumnya, kanker serviks memang bisa terjadi akibat hubungan seksual, tapi tidak menutup kemungkinan wanita yang masih virgin terkena infeksi virus Human Papiloma Virus (HPV) penyebab kanker serviks. Skin contact bisa dari kloset duduk,” katanya saat ditemui di FKUI, Salemba, Selasa, 26 April 2011.

    Data screening kanker serviks yang dilakukan di Jakarta menunjukkan, satu dari 700 - 1.000 orang responden positif menderita kanker serviks meski belum berhubungan seksual. Meski kemungkinannya hanya 2-3 persen, tapi ancaman itu ada.

    Setiap wanita perlu waspada dan segera melakukan pencegahan sejak dini. Meski sudah tersedia vaksin, tidak semua wanita bisa melakukannya, karena kendala biaya mahal. Pencegahan primer yang bisa dilakukan hanya memperbanyak sosialisasi pencegahan dan menghindari HPV dengan mawas diri.

    Semua wanita yang sudah melakukan hubungan seksual harus melakukan deteksi sedini mungkin. “Yang paling penting adalah lakukan screening bagi mereka yang sudah pernah berhubungan seksual untuk tahu lebih dini adanya prakanker sehingga bisa lebih mudah ditangani,” katanya.

    Meski termasuk penyakit mematikan, penyebarannya masih bisa dicegah. “HPV is friendly virus, tidak semua HPV menyebabkan kanker, sehingga bisa ditangkal dan diobati, asalkan melakukan screening secara dini,” ujarnya.



      Waktu sekarang Mon Dec 18, 2017 8:25 am