Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Harga Emas Kembali Tembus Rekor

    Share
    avatar
    near

    128
    Age : 26
    Lokasi : JAKARTA UTARA
    09.02.11

    Harga Emas Kembali Tembus Rekor

    Post  near on Fri Apr 29, 2011 9:32 am

    Harga Emas Kembali Tembus Rekor



    NEW YORK, KOMPAS.com — Kontrak harga emas kembali melaju menembus rekor baru. Dengan demikian, harga emas tertinggi sepanjang sejarah tercipta dalam dua hari berturut-turut.

    Melejitnya harga emas terjadi setelah The Federal Reserve memutuskan untuk menahan suku bunganya di level rendah sehingga memupuskan prospek penguatan dollar AS dan mendongkrak permintaan emas sebagai investasi alternatif.

    Asal tahu saja, kontrak harga emas di divisi Comex, New York, untuk pengantaran Juni naik 14,10 dollar AS atau 0,9 persen menjadi 1.531,20 dollar AS per troy ounce pada pukul 13.49 waktu New York. Sebelumnya, kontrak yang sama menembus rekor di level 1.538,80 dollar AS per troy ounce. Sepanjang setahun terakhir, harga emas sudah naik 31 persen.

    Sementara itu, kontrak harga emas untuk pengantaran cepat naik 0,7 persen ke rekor tertinggi di posisi 1.538,47 dollar AS.

    "Pasar emas bukan membentuk buble dan harga emas akan terus naik dalam jangka panjang karena kebijakan moneter global bertentangan dengan ekonomi riil," kata John Hathaway, Senior Managing Director of Tocqueville Asset Management LP. (Barratut Taqiyyah/Kontan)

    Sumber:KOMPAS

      Waktu sekarang Fri Jul 21, 2017 5:46 am