Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

» Saat Fantastic Beasts Bertemu Harry Potter di Dunia Anime
Tue Jan 10, 2017 12:15 pm by lanang

» Modifikasi Knalpot Motor Untuk Performa Terbaik
Tue Jan 10, 2017 12:01 pm by flade

IKLAN ANDA


    Harga Emas Kembali Tembus Rekor

    Share

    near

    128
    Age : 25
    Lokasi : JAKARTA UTARA
    09.02.11

    Harga Emas Kembali Tembus Rekor

    Post  near on Fri Apr 29, 2011 9:32 am

    Harga Emas Kembali Tembus Rekor



    NEW YORK, KOMPAS.com — Kontrak harga emas kembali melaju menembus rekor baru. Dengan demikian, harga emas tertinggi sepanjang sejarah tercipta dalam dua hari berturut-turut.

    Melejitnya harga emas terjadi setelah The Federal Reserve memutuskan untuk menahan suku bunganya di level rendah sehingga memupuskan prospek penguatan dollar AS dan mendongkrak permintaan emas sebagai investasi alternatif.

    Asal tahu saja, kontrak harga emas di divisi Comex, New York, untuk pengantaran Juni naik 14,10 dollar AS atau 0,9 persen menjadi 1.531,20 dollar AS per troy ounce pada pukul 13.49 waktu New York. Sebelumnya, kontrak yang sama menembus rekor di level 1.538,80 dollar AS per troy ounce. Sepanjang setahun terakhir, harga emas sudah naik 31 persen.

    Sementara itu, kontrak harga emas untuk pengantaran cepat naik 0,7 persen ke rekor tertinggi di posisi 1.538,47 dollar AS.

    "Pasar emas bukan membentuk buble dan harga emas akan terus naik dalam jangka panjang karena kebijakan moneter global bertentangan dengan ekonomi riil," kata John Hathaway, Senior Managing Director of Tocqueville Asset Management LP. (Barratut Taqiyyah/Kontan)

    Sumber:KOMPAS

      Waktu sekarang Thu Jan 19, 2017 1:27 pm