Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Harga Emas Kembali Tembus Rekor

    Share

    near

    128
    Age : 25
    Lokasi : JAKARTA UTARA
    09.02.11

    Harga Emas Kembali Tembus Rekor

    Post  near on Fri Apr 29, 2011 9:32 am

    Harga Emas Kembali Tembus Rekor



    NEW YORK, KOMPAS.com — Kontrak harga emas kembali melaju menembus rekor baru. Dengan demikian, harga emas tertinggi sepanjang sejarah tercipta dalam dua hari berturut-turut.

    Melejitnya harga emas terjadi setelah The Federal Reserve memutuskan untuk menahan suku bunganya di level rendah sehingga memupuskan prospek penguatan dollar AS dan mendongkrak permintaan emas sebagai investasi alternatif.

    Asal tahu saja, kontrak harga emas di divisi Comex, New York, untuk pengantaran Juni naik 14,10 dollar AS atau 0,9 persen menjadi 1.531,20 dollar AS per troy ounce pada pukul 13.49 waktu New York. Sebelumnya, kontrak yang sama menembus rekor di level 1.538,80 dollar AS per troy ounce. Sepanjang setahun terakhir, harga emas sudah naik 31 persen.

    Sementara itu, kontrak harga emas untuk pengantaran cepat naik 0,7 persen ke rekor tertinggi di posisi 1.538,47 dollar AS.

    "Pasar emas bukan membentuk buble dan harga emas akan terus naik dalam jangka panjang karena kebijakan moneter global bertentangan dengan ekonomi riil," kata John Hathaway, Senior Managing Director of Tocqueville Asset Management LP. (Barratut Taqiyyah/Kontan)

    Sumber:KOMPAS

      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 5:31 pm