Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Efek Buruk Penyejuk Ruang Bagi Kulit

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Efek Buruk Penyejuk Ruang Bagi Kulit

    Post  flade on Fri Apr 29, 2011 11:22 am

    Efek Buruk Penyejuk Ruang Bagi Kulit


    Tanpa sadar Anda mungkin menghabiskan sebagian waktu di dalam ruang berpendingin udara atau air conditioner (AC). Di kantor, mobil, angkutan umur, pertokoan, hingga kamar tidur. Anda mungkin sekadar mencari kenyamanan di tengah iklim tropis yang membuat gerah, tanpa sadar efek buruknya.

    Paparan hawa dingin penyejuk ruang jangka panjang dapat memicu kerusakan kulit dan rambut. Ini terjadi lantaran mesin penyejuk ruang menyerap kelembaban udara di ruang tersebut.

    "AC juga menarik kelembaban dari kulit sehingga menyebabkan kulit kering. Jika tidak dilindungi dengan pelembab, kulit mudah rusak. Kekeringan yang berkelanjutan akan memengaruhi lapisan dalam kulit,” ujar spesialis kecantikan dan kulit, dr Rajan TD, seperti dikutip laman Times of India.

    Ketika kulit mengalami kekeringan akan mudah timbul rasa gatal. Penyejuk ruangan juga memperburuk gangguan kulit yang tengah diderita seseorang.

    Penyejuk ruang menyerap air dari udara dalam ruang dan merampas lapisan luar epidermis kulit. Jika terjaid secara konstan, kehilangan air dan kurangnya penggantian air dari jaringan kulit bisa menyebabkan kulit mengelupas, kering dan pecah-pecah.

    Air sangat penting untuk menjaga darah tetap mengalir. Air pun bermanfaat mempertahankan elastisitas kulit. Ketika kelembaban ruang lenyap, kulit bisa layu. Kulit juga rentan mengalami lipatan dan akhirnya mempercepat keriput. Efek latennya, penuaan dini.

    Efek lebih buruk menimpa mereka yang sering beralih dari aktivitas luar ruang yang terik ke dalam ruang berpendingin, tanpa pelindung kulit. Perubahan suhu ekstrim ini cukup bisa memicu kerusakan kulit yang lebih serius.

    Efek buruk penyejuk ruangan semakin sempurna saat berpadu dengan tingginya paparan polusi, perubahan cuaca ekstrim, pola makan buruk, dan gaya hidup tak sehat lainnya. Karenanya, coba tips berikut demi mempertahankan kesehatan dan kecantikan kulit Anda:

    1. Karena sulit mematikan penyejuk ruangan di kantor, cobalah tidak menggunakannya saat di rumah. Minimalkan paparan penyejuk ruangan ke kulit Anda.

    2. Batasi penggunaan sabun untuk daerah-daerah di mana kulit rentan mengalami kekeringan. Dr Kshama Vibhakar, konsultan ahli kulit menyarankan, "Gunakan lotion untuk melembabkan kulit, bukan krim. Oleskan di bagian leher, wajah, tangan, siku, dan lutut. Lotion yang berbasis air akan menambah kelembaban kulit."

    3. Anda dapat menggunakan krim setelah menerapkan lotion sebagai minyak untuk membantu menjaga kelembaban kulit.

    4. Banyak minum air putih untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dengan baik, meski berada di ruangan berpendingin. Jangan menunggu hingga Anda merasa haus. Air mudah diserap oleh tubuh, untuk itu jangan pernah lupa minum agar kulit tetap lembab.

    5. Tempatkan mangkuk berisi air saat berada di ruangan berpendingin. Karena penyejuk ruangan menarik kelembaban dari ruangan, menempatkan air dalam mangkuk adalah cara sederhana untuk meredam dampak pengeringan kulit saat berada di ruangan berpendingin.





      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 1:02 pm