Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Serangan Jantung di Pagi Hari Lebih Fatal

    Share

    near

    128
    Age : 25
    Lokasi : JAKARTA UTARA
    09.02.11

    Serangan Jantung di Pagi Hari Lebih Fatal

    Post  near on Sat Apr 30, 2011 10:31 am

    Serangan Jantung di Pagi Hari Lebih Fatal



    Kompas.com - Serangan jantung yang terjadi di pagi hari berdampak lebih fatal dibanding dengan kejadian di waktu lainnya, seperti siang atau malam hari. Pasalnya, serangan jantung yang terjadi antara pukul 06.00 pagi hingga siang akan merusak lebih banyak jaringan jantung.
    Para ahli mengungkapkan jam biologis tubuh selama 24 jam berpengaruh besar pada dampak serangan jantung. Selama ini kejadian serangan jantung memang lebih banyak terjadi di pagi hari ketika orang baru bangun dari tidurnya. Namun belum banyak diketahui bagaimana dampak waktu serangan jantung terhadap derajat keparahan.
    Untuk mengetahuinya, Dr.Borja Ibanez dan timnya dari Spanyol menganalisa data 811 pasien di rumah sakit yang menderita tipe serangan jantung yang berlangsung lama sehingga aliran darah ke otot jantung terhambat. Para pasien tersebut dibagi ke dalam empat kelompok berdasarkan waktu terjadinya serangan.
    Hasilnya diketahui kelompok pasien yang mendapat serangan jantung di pagi hari hingga tengah hari merupakan kelompok yang penyakitnya paling parah.
    Kelompok pagi hari tersebut memiliki enzim penanda matinya jaringan jantung dalam darah paling tinggi dibanding dengan pasien yang terkena serangan jantung pada sore hari (sekitar jam 6 sore sampai malam).
    Berdasarkan penilaian kadar enzim tersebut para peneliti menduga area jantung yang rusak lima kali lipat lebih lebar dibanding dengan pasien dari kelompok sore hari.

    Sumber:KOMPAS

      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 11:01 pm