Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Khasiat Sereh Wangi
Yesterday at 5:37 pm by flade

» Pria Ini Menghasilkan 38 Juta Per Hari Sambil Jalan-jalan Keliling Dunia!
Fri Jan 20, 2017 11:19 am by jakarta

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

IKLAN ANDA


    Kenapa Penis Melengkung?

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Kenapa Penis Melengkung?

    Post  clara on Mon May 02, 2011 5:19 am

    Kenapa Penis (riocaesar) Melengkung?


    Penis adalah salah satu organ maskulin pria yang merupakan organ erektil yang berfungsi dalam sistem reproduksi manusia. Pada beberapa kondisi, penis yang ereksi akan terlihat sangat melengkung, hal ini kita kenal juga sebagai penyakit Peyronie.

    Penyakit Peyronie adalah suatu kondisi peradangan pada penis, dimana terbentuk suatu plak di suatu ruang diantara bawah kulit dan membran yang dikenal juga sebagai tunika albuginea. Formasi plak ini dapat menyebabkan kelainan bentuk terutama pada saat penis mengalami ereksi sehingga membuat penis tampak melengkung. Penyakit Peyronie ini dapat menimbulkan keluhan terutama rasa nyeri pada saat ereksi dan gangguan pada saat berhubungan seks, termasuk kesulitan pada saat melakuka penetrasi.

    Sekitar 75% penderita penyakit ini mengalami gangguan stress mental, walaupun penyakit ini jarang, namun penyakit ini terdapat pada 9% populasi pria di seluruh dunia. Dan juga penyakit ini sering berasosiasi dengan gangguan ereksi.


    Penyakit ini dinamakan sebagai Peyronie karena pertama kali penyakit ini ditemukan oleh Francois Gigot de la Peyronie. Walaupun penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti, namun beberapa ahli menyimpulkan trauma pada penis adalah penyebab dari pembentukan plak di bawah kulit penis sebagai akibat trauma yang sering disebabkan oleh hubungan seks yang terlalu kasar.

    Pengobatan penyakit ini tergantung dari stadiumnya mulai dari stadium akut yang dapat diobati dengan pemberian obat-obatan oral dan injeksi, dan pada keadaan lanjut dapat dilakukan tindakan bedah untuk membebaskan daerah yang melengkung. ]medicalera]





      Waktu sekarang Wed Jan 25, 2017 6:22 am