Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Suami Istri Ini Bunuh Diri Bersama

    Share
    avatar
    via

    863
    04.03.09

    Suami Istri Ini Bunuh Diri Bersama

    Post  via on Mon May 02, 2011 7:30 am

    Suami Istri Ini Bunuh Diri Bersama


    Don Flounders (81) dan istrinya, Iris (88) memutuskan mengakhiri hidup bersama setelah Don didiagnosis menderita kanker paru-paru sejak 2007. Pasangan asal London ini membeli obat untuk hewan dan meminumnya, Kamis pekan lalu.

    Pasangan yang mengakhiri hidup di Australia ini merekam 'video kematian' menjelang ajal. Video yang segera diunggah di YouTube itu dimaksud untuk kampanye meloloskan aturan hukum agar mereka yang menderita sakit parah diperkenankan mengakhiri hidup.

    Seperti dikutip dari Daily Mail, mereka ingin video itu bisa membawa sebuah perubahan dalam sistem hukum. Mereka ingin terbit aturan yang memungkinkan teman dan keluarga bisa menjadi saksi ketika ada orang yang ingin mengakhiri hidup mereka sendiri, tanpa takut pada hukum.

    Selama ini, hukum di Inggris dan Australia memuat aturan bahwa setiap orang yang hadir dalam aksi bunuh diri teman atau keluarga akan berhadapan dengan pengadilan.

    "Aku ingin memiliki pilihan akhir, bagaimana, dan kapan aku mati," kata Don dalam salah satu penggalan video, seperti dimuat dalam The Sunday Times. "Aku telah mencapai titik di mana kualitas hidup mengerikan. Aku tergantung pada Iris dan duniaku telah menyusut di kamar tidur kecil ini. Tidak ada kehidupan".

    Jasad pasangan ini ditemukan bergandengan tangan pada hari Jumat di rumah mereka di Waragul, Victoria. Putri mereka Gillian (58) dan anaknya Stephen (52) serta anggota keluarga lain, menyadari niat orangtua mereka.VIVAnews



      Waktu sekarang Wed Aug 23, 2017 10:41 pm