Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Durasi Tidur Pengaruhi Kemampuan Berpikir

    Share

    near

    128
    Age : 25
    Lokasi : JAKARTA UTARA
    09.02.11

    Durasi Tidur Pengaruhi Kemampuan Berpikir

    Post  near on Tue May 03, 2011 11:58 am

    Durasi Tidur Pengaruhi Kemampuan Berpikir




    KOMPAS.com - Penelitian menunjukkan, tidur terlalu sedikit atau terlalu berlebihan berkaitan dengan penurunan keemampuan kognitif. Menurut studi yang dipublikasikan jurnal Sleep, kuantitas tidur berpengaruh bagi mereka yang berusia paruh baya. Untuk kalangan usia ini, tidur kurang dari enam jam setiap malam dipandang sebagai durasi yang terlalu minim, sedangkan lebih dari delapan jam dipandang sebagai terlalu banyak.

    Peneliti dari University College London Medical School melakukan studi antara 1997-1999 dan 2003-2004, yang dilanjutkab ke tahap berikutnya setelah 5,4 tahun. Mereka menanyakan para responden durasi tidur rata-rata per malam dalam sepekan. Para peneliti juga membandingkan orang yang melaporkan perubahan dalam pola tidurnya dengan responden yang durasi tidurnya tetap selama masa studi.

    Dalam proses lanjutan, responden diberi serangkaian pemeriksaan standar guna menilai ingatan, kemampuan mereka mengambil keputusan secara logis, kosakata, status ingatan global dan pengaruh verbal mereka.

    Hasil studi memperlihatkan bahwa perempuan yang tidur delapan jam tiap malam memiliki nilai tertinggi pada setiap pengukuran kognitif, lalu diikuti oleh mereka yang tidur selama enam jam.

    Bagi pria, fungsi kognitif tidak menunjukkan perbedaan pada mereka yang tidur enam, tujuh atau delapan jam. Namun, tidur kurang dari enam jam --atau lebih dari delapan jam-- berkaitan dengan nilai yang lebih rendah.

    "Tidur memberi tubuh kebutuhan hariannya bagi pemulihan dan pengembalian psikologis," kata Jane Ferrie, peneliti senior dari Epidemiology and Public Health Faculty University College London Medical School.

    "Meski tidur tujuh jam tiap malam tampaknya adalah batas optimal buat sebagian besar manusia, banyak orang berfungsi secara sempurna jika rata-rata tidur kurang atau lebih setiap malam," tambah Ferrie.

    Namun, karena kebanyakan penelitian dipusatkan pada dampak kekurangan tidur pada sistem biologi, masih belum sepenuhnya dipahami mengapa tidur tujuh jam adalah optimal --atau mengapa tidur lama tampaknya malah merugikan, kata Ferrie.

    "Kekurangan tidur kronis menghasilkan hormon dan zat kimia di tubuh yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke, serta kondisi lain seperti tekanan darah tinggi, peningkatan kolesterol, diabetes dan kegemukan," papar ilmuwan tersebut.

    Penelitian lain menunjukkan, kurang tidur bisa melenyapkan hormon yang mengendalikan nafsu makan. Akibatnya, keinginan untuk menyantap makanan berlemak dan tinggi karbohidrat akan meningkat, sehingga membuat seseorang cenderung mengasup kalori tinggi. Seiring berjalannya waktu, kebiasaan ini dapat menyebabkan penambahan berat badan.

    Dalam penelitian pada kembar identik oleh ahli dari University of Washington ditemukan, mereka yang tidur 7-9 jam setiap malam, rata-rata indeks massa tubuh mereka 24,8, hampir dua poin lebih rendah daripada rata-rata Indeks Massa Tubuh (BMI) mereka yang kurang tidur.


    sumber:kompas

      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 5:31 pm