Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Peneror Bom Hotel JW Marriott Medan Tertangkap

    Share

    near

    128
    Age : 25
    Lokasi : JAKARTA UTARA
    09.02.11

    Peneror Bom Hotel JW Marriott Medan Tertangkap

    Post  near on Wed May 04, 2011 5:02 pm

    Peneror Bom Hotel JW Marriott Medan Tertangkap




    Liputan6.com, Medan: Personel Kepolisian Sektor Medan Barat, Medan, Sumatra Utara, meringkus Rahmad di Jalan Binjai, baru-baru ini. Dia ditangkap setelah diketahui paket berisi rangkaian bom di Hotel JW Marriott Jalan Perintis Kemerdekaan Medan.

    Ketika diperiksa, Rahmad yang berasal dari Langkat mengaku datang ke Medan hanya untuk bertemu Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun. Kebetulan dia dan Saleh berasal dari daerah yang sama.

    Namun sebelum bertemu Bangun, Rahmad terlebih dahulu ketemu dengan empat pria yang tidak dikenalnya. Oleh mereka, Rahmad kemudian disuruh meletakkan bingkisan yang diduga bom hingga membuat gempar seluruh karyawan hotel berbintang lima itu.

    Kapolsekta Medan Barat Kompol Arke Furman Ambat mengatakan, pihaknya masih menyelidiki sosok empat pria yang disebut-sebut Rahmad. Sedangkan dari hasil pemeriksaan, benda yang diletakkan tersangka adalah rangkaian bom berisi jam dan kabel. Namun tidak ditemukan adanya unsur bahan peledak dan detonator pada benda tersebut.

    Rahmad mengemas benda tersebut dengan kotak sepatu. Kotak itu kemudian ditaruh dalam kantung plastik warna merah. Oleh petugas keamanan, penemuan benda tersebut dilaporkan ke polisi. Tim Gegana sempat diturunkan untuk mengamankan benda tersebut. Saat ini polisi masih mengejar orang yang menyuruh Rahmad.(BJK/ULF)


    sumber:liputan6

      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 2:56 pm