Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Sinyal Tubuh Saat Ingin Bercinta

    Share
    avatar
    via

    863
    04.03.09

    Sinyal Tubuh Saat Ingin Bercinta

    Post  via on Fri May 06, 2011 6:08 am

    Sinyal Tubuh Saat Ingin Bercinta


    Tak dipungkiri bahwa seks menjadi suatu kebutuhan dalam hubungan rumah tangga. Tak sekadar kebutuhan biologis, keintiman yang terjalin juga menjadi bagian menentukan kelanggengan hubungan.

    Saat membutuhkan keintiman itu, tanpa sadar tubuh akan mengirim sinyal. Hanya, kesibukan atau stres seringkali membuat Anda mengabaikan sinyal itu.

    Seperti dikutip dari Times of India, sinyal tubuh yang dapat terbaca saat Anda menginginkan keintiman antara lain:

    - Gugup berlebihan
    - Cemas berkepanjangan, migrain
    - Stres Permanen
    - Kurang nafsu makan
    - Gangguan tidur
    - Kontradiksi perasaan tentang seseorang
    - Fantasi seksual yang semakin sering, terutama saat malam hari

    Jangan abaikan sinyal itu. Kebutuhan hubungan seksual yang tak tercukup bisa memicu banyak reaksi. Tak hanya kekacauan hubungan, tapi dalam beberapa kasus ekstrim dapat menyebabkan reaksi fisik seperti gatal kulit, iritasi, bahkan ketidakstabilan emosi yang bisa berisiko menyakiti orang di sekitar.

    Tentu, tidak semua orang mengalami reaksi itu. Gejala yang dialami setiap orang ketika menginginkan hubungan seksual bervariasi. Tergantung faktor-faktor tertentu seperti usia, jenis kelamin, gaya hidup, kondisi fisik, kehamilan, dan menopause.





      Waktu sekarang Wed Jul 26, 2017 3:34 pm