Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Jadilah Orang Terbuka Jika Ingin Bahagia

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Jadilah Orang Terbuka Jika Ingin Bahagia

    Post  via on Sat May 07, 2011 1:09 pm

    Jadilah Orang Terbuka Jika Ingin Bahagia


    Beberapa orang kadang memiliki sifat lebih terbuka pada orang lain (ekstrovert), meskipun ada juga yang tertutup (introvert). Ternyata sifat terbuka ini bisa memberikan keuntungan. Studi menunjukkan orang ekstrovert lebih bahagia dibanding introvert.

    Para peneliti melaporkan orang yang ekstrovert adalah tipe kepribadian yang ceria, hal ini karena ia mengingat masa lalu dalam cahaya atau ruang lingkup yang lebih positif daripada jenis kepribadian lainnya.

    Hal tersebut juga menjelaskan adanya kesenjangan kebahagiaan antara orang ekstrovert dengan orang-orang yang neurotic yang memiliki ciri kepribadian kecemasan dan mudah tersinggung. Hasil penelitian ini telah dilaporkan dalam jurnal Personality and Individual Differences.

    "Kami menemukan bahwa orang yang sangat ekstrovert akan lebih bahagia dengan kehidupannya karena mereka cenderung memiliki pandangan positif dan cenderung kurang memiliki pikiran negatif dan penyesalan," ujar peneliti Ryan Howell, psikolog dari San Francisco State University, seperti dikutip dari Foxnews.

    Howell menuturkan orang dengan skala neurotic tinggi pada dasarnya memiliki pandangan kebalikan dari masa lalu sehingga hasilnya ia menjadi kurang bahagia. Sedangkan orang yang ekstrovert memiliki tingkat energi yang tinggi dan cenderung mudah bersosialisasi dengan orang lain.

    Fakta yang ada menunjukkan memiliki pandangan hidup yang lebih positif dan kurangnya pandangan negatif dari masa lalu membuat orang ekstrovert 45 persen lebih bahagia dan memiliki kepuasan hidup yang lebih besar.

    Orang yang ekstrovert cenderung lebih optimis memandang hidup, dan tidak mau menyimpan kekesalan atau perasaan tidak nyamannya sehingga mengurangi tingkat stres di dalam tubuh orang tersebut.

    "Mengubah kepribadian seseorang memang sulit, tapi seseorang mungkin bisa mengubah pandangannya sehingga dapat meningkatkan rasa bahagia tentang hidup dan membantu optimis," ujar Howell.

    Dalam studi sebelumnya diketahui bahwa kepribadian seseorang sebenarnya bisa diubah secara halus tapi kritis. Hal ini karena kepribadian seseorang dipengaruhi oleh banyak hal seperti agama, lingkungan dan uang.





      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 1:55 pm