Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Yesterday at 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA

Paid2YouTube.com

    4 Alasan Buruk Bertahan dalam Hubungan

    Share

    ludwina

    127
    18.04.11

    4 Alasan Buruk Bertahan dalam Hubungan

    Post  ludwina on Tue May 10, 2011 12:18 am

    4 Alasan Buruk Bertahan dalam Hubungan


    Saat tumbuh dewasa, kita diberitahu untuk harus menikahi seseorang yang kita cintai. Namun, apa yang terjadi dalam pernikahan, ketika cinta tidak lagi ada? Banyak di antara kita memutuskan hubungan, tetapi sebagian lainnya memilih bertahan tanpa melakukan perubahan.

    Beberapa alasan mungkin tidak cukup baik untuk Anda bertahan dalam hubungan. Sayang, ketika diri ingin benar-benar bahagia, dia harus merasa puas berada dalam hubungan yang "cukup baik".

    Simak empat alasan buruk untuk Anda bertahan dalam hubungan, seperti dikutip Shine.

    Takut sendirian

    Menjadi single tidaklah sama mengerikan dengan berada dalam hubungan yang buruk atau saat salah seorang dari Anda tidak lagi jatuh cinta. Akan ada kesempatan untuk bertemu orang lain yang membuat Anda merasa dibutuhkan, dihargai, dan berbagai hal yang diharapkan dalam suatu hubungan.

    Bahkan jika tidak segera bertemu seseorang, Anda masih bisa meluangkan waktu untuk fokus masa depan diri. Anda dapat mewujudkan mimpi yang selama ini tidak ada kesempatan untuk melakukannya.

    Keluarga melarang perceraian

    Tak perlu malu jika pernikahan Anda tidak berjalan sesuai harapan, sebab tidak semuanya dalam hidup Anda akan berjalan seperti yang diinginkan, termasuk pernikahan, pekerjaan, dan lainnya.

    Memang, perceraian menyakitkan dan mengecewakan, tetapi Anda harus melakukan yang terbaik untuk diri sendiri. Jika yang terbaik berarti mengakhiri hubungan, maka itulah yang harus Anda lakukan jika tidak ada metode lain yang bisa memperbaikinya.

    Tinggal bersama demi anak-anak

    Jangan mengira anak-anak tidak tahu apa yang menimpa orangtuanya, meski Anda tidak mengatakannya secara eksplisit. Mereka sangat cerdas, jadi jika Anda tinggal bersama bukan untuk mempertahankan hubungan harmonis, mereka akan menyadarinya.

    Apa yang Anda berdua lakukan sebagai pasangan akan menjadi contoh bagi anak-anak, yang pada gilirannya akan memberi mereka keyakinan bahwa hal tersebut seharusnya ada dalam suatu hubungan ideal. Masih mungkin bagi Anda berdua menjadi teladan bagi anak-anak meski tidak tinggal bersama sebagai pasangan.

    Ingin terjamin secara finansial

    Uang, properti, dan barang-barang fisik lainnya dapat membuat Anda bahagia dalam jangka pendek, tetapi tidak untuk jangka panjang. Apalagi, Anda tidak puas hidup bersamanya.

    Ada mediator dan pengacara yang dapat membantu Anda dan pasangan saling membagi aset jika Anda tidak dapat melakukannya sendiri. Dan jika masalah selesai, Anda berdua dapat move on dan melakukan penyesuaian yang diperlukan.

    Selalu ada kesempatan lain untuk memeroleh harta, tetapi Anda tidak bisa mengembalikan masa-masa ketika menghabiskan waktu tidak bahagia dalam suatu hubungan.



      Waktu sekarang Sun Sep 25, 2016 2:12 pm