Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Menguak Seputar Gangguan Seks pada Pria

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Menguak Seputar Gangguan Seks pada Pria

    Post  clara on Thu May 12, 2011 5:32 pm

    Menguak Seputar Gangguan Seks pada Pria


    Dalam hubungan suami istri, seks merupakan suatu kebutuhan penting yang wajib dipenuhi. Dan, bagi pria seks menempati urutan penting.

    Namun tak selamanya keinginan sesuai kenyataan. Sebagian pria harus berjuang keras ketika menghadapi masalah kesehatan.

    Seperti dikutip dari laman Mirror, ada beberapa masalah umum seks yang sering dihadapi pria. Berikut masalah yang menantang kejantanan kaum adam:

    Gangguan Ereksi
    Kebanyakan pria mengalami masalah ereksi pada suatu saat dalam kehidupan mereka. Sulit mencapai dan mempertahankan ereksi secara rutin merupakan masalah seks sering dialami. Sehingga, pria merasa tak percaya diri. Solusi terbaik yang harus dilakukan adalah konsultasi dengan para ahli.

    Ejakulasi Dini
    Ejakulasi dini atau biasa dikenal dengan istilah disfungsi ereksi, juga menjadi masalah besar bagi kebanyakan pria, bahkan untuk pria di atas usia 60 tahun.

    “Masalah kesehatan fisik bisa menjadi penyebabnya, termasuk diabetes, dan ejakulasi dini juga bisa menjadi indikator masalah serius seperti penyakit jantung. Jadi, penting untuk segera periksakan diri ke dokter,” saran ahli kesehatan pria Dr Andrew Walker.
    Pemicunya termasuk stres, kelelahan dan depresi. Selain konseling, umumnya solusi ejakulasi dini mengonsumsi obat Cialis atau Viagra .

    Kurang Olahraga
    Untuk menjaga kualitas ereksi yang baik, kondisi seorang pria harus tetap fit. Untuk itu, perlu berolahraga teratur tiga kali seminggu. Kualitas tidur juga bisa mempengaruhi, hindari alkohol dan rokok, karena nikotin mempersempit pembuluh darah yang sangat penting untuk alat intim pria.

    Gairah Menurun
    Dr Walker mengatakan, gairah yang menurun bisa dipengaruhi oleh masalah kesehatan yang mendasar, seperti tekanan darah tinggi, obesitas, atau anemia. Tetapi yang lebih sering menjadi pemicu justru kondisi psikologis pria termasuk stres.

    Jika Anda seharian disibukkan dengan aktivitas kantor, bukan tak mungkin Anda kelelahan dan menimbulkan hilang gairah.

    Bisa jadi sistem saraf pria juga terlalu dibanjiri dengan hormon stres yang mengakibatkan respon seksual menurun. Meskipun tidak ada obat untuk mengatasi masalah ini, biasanya jalan terbaik adalah melakukan konsultasi pada dokter ahli.

    Infeksi menular seksual (IMS)
    Masalah infeksi menular seksual tengah meningkat di kalangan pria. Untuk itu diperlukan sosialisasi edukasi dan pencegahan. Sifilis, gonorrhea, klamidia, herpes, human papillomavirus (HPV), dan HIV, adalah enam IMS yang paling umum pada pria.

    Beberapa IMS ditandai dengan tanda-tanda peringatan seperti gejala tertentu, tapi seperti klamidia sering timbul tanpa ada gejala.

    "Antibiotik biasanya diresepkan untuk IMS lebih ringan untuk mencegah virus menyebar, namun pencegahan masih lebih baik daripada mengobati," memperingatkan Dr Walker.

    Jika tidak diobati, beberapa penyakit ini dapat mempengaruhi kesehatan jangka panjang dan kesuburan bagi Anda dan pasangan Anda. Melakukan hubungan seks yang sehat, termasuk selalu menggunakan kondom dan teratur melakukan check up kesehatan seksual juga bisa mencegah IMS.

    Produksi sperma rendah
    Meski tidak mempengaruhi kinerja seksual Anda, namun bisa menghambat produksi keturunan. Faktor lingkungan seperti polusi dan gaya hidup bisa menyebabkan penurunan produksi sperma.

    "Studi terbaru telah menemukan banyak bukti, obesitas juga bisa mempengaruhi penurunan jumlah sperma ," kata Dr Walker.

    Sebaliknya, diet seimbang dengan banyak konsumsi buah dan sayuran, kaya akan vitamin C, dan kerang yang kaya akan kandungan seng, dikenal memiliki efek positif terhadap kualitas sperma. Hindari mandi air panas terlalu sering karena kegiatan bisa mengurangi produksi sperma.



      Waktu sekarang Tue Dec 06, 2016 9:56 am