Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Anoreksia Keintiman Perusak Pernikahan

    Share

    ludwina

    127
    18.04.11

    Anoreksia Keintiman Perusak Pernikahan

    Post  ludwina on Sat May 14, 2011 11:52 am

    Anoreksia Keintiman Perusak Pernikahan


    Hidup lama bersama sebagai pasangan tak menjamin hubungan semakin intim. Pada beberapa kasus, justru ada seseorang yang selalu menghindari momen intim dengan pasangannya.

    Menurut Douglas Weiss, psikolog asal Amerika Serikat kondisi tersebut merupakan "anoreksia keintiman". Ia mendeskripsikannya sebagai bentuk menarik diri dari pasangan yang menyakitkan dan menghancurkan jutaan pernikahan. Yaitu dengan menghindari keintiman emosi, spiritual dan seksual terhadap pasangan.

    "Saat masih berpacaran, mereka sangat pintar menunjukkan emosi dan kasih sayang. Tetapi saat sudah menikah, semuanya berkurang bahkan menghilang, baik perhatian, hasrat seksual dan perasaan cinta," kata Weiss, seperti dikutip dari Daily Mail.

    Anda merasa mengalami anoreksia keintiman atau mungkin pasangan? Coba kenali tanda-tandanya, jika mengalami lima atau lebih, kemungkinan hubungan Anda bermasalah.

    1. Selalu sibuk
    Karakteristik pertama dari anoreksia keintiman adalah, seseorang selalu sibuk dan hanya memiliki waktu yang sedikit untuk bersama pasangannya. Bisa jadi karena kesibukan kantor, pekerjaan rumah tangga, mengurus anak-anak atau sengaja menenggelamkan diri dalam kesibukan. Tidak ada keinginan untuk menyisihkan sedikit waktu bersama pasangan.

    2. Menyalahkan
    Saat muncul masalah dalam hubungan seseorang yang mengalami anoreksia keintiman cenderung menyalahkan pasangannya. Hal ini dilakukan untuk menghindari terlihat tidak sempurna.

    3. Menghindari ekspresi cinta
    "Seseorang dengan anoreksia keintiman tahu kalau pasangannya ingin dicintai. Tetapi ia tak menjadikan hal itu sebagai prioritas dan cenderung selalu mengesampingkannya," kata Dr. Weiss.

    4. Jarang memuji
    "Tiap orang memiliki kualitas positif. Tetapi dengan keinginan menghindari keintiman seseorang cenderung jarang memuji pasangannya meskipun menurutnya, itu adalah hal yang luar biasa," kata Dr. Weiss.

    Tetapi saat orang lain melakukan hal yang menurutnya hebat, ia bisa langsung memuji bahkan berkali-kali.

    5. Menghindari seks
    Hal ini paling banyak terjadi pada pasangan yang bermasalah dengan keintiman, yaitu menghindari berhubungan seks. "Aku pernah menangani pasangan yang tidak berhubungan seksual selama 20 tahun, padahal mereka tidur satu ranjang," kata Dr. Weiss.

    6. Tak ingin menunjukkan emosi
    Ini artinya seseorang memiliki kesulitan untuk menunjukkan perasaannya. Termasuk menolak membicarakan harapan dan pikirannya terhadap sebuah hubungan.

    7. Kritik tanpa henti
    Ia juga selalu ingin menempatkan pasangannya dalam kondisi tidak percaya diri. Sehingga, selalu mengungkapkan kelemahan pasangan.
    "Seorang dengan anoreksia keintiman lebih cepat membuat daftar kelemahan pasangan daripada kelebihannya," kata Dr. Weiss.

    8. Menjaga jarak
    Kemarahan, kesedihan atau kekecewaan pada pasangan dalam hubungan yang normal akan ditunjukkan melalui sikap. Tetapi, orang yang menhindari keintiman, justru akan diam saja. Ia bahkan bisa tidak bicara dengan pasangannya selama lebih dari satu minggu.

    9. Uang sebagai senjata
    Seseorang dengan anoreksia keintiman cenderung tidak peduli dengan keuangan atau justru memberikan kebebasan soal uang pada pasangannya. "Sikap mereka seperti, saya sudah membelikan kamu semuanya, jadi jangan mengeluh tentang kurangnya keintiman, cinta atau seks," kata Dr Weiss.

    10. Pertanyaan penting
    Ada pertanyaan penting yang harus Anda jawab, yaitu "Apakah Anda selama ini merasa tinggal dengan seorang teman bukan pasangan?. Menurut Dr. Weiss, tiap hubungan jangka panjang pasti pernah mengalami kehilangan romantisme. Tetapi sebagian besar pasangan normal, mengalami kondisi ini ketika sedang merasa sangat stres. Untuk yang mengalami anoreksia keintimaan, hal ini selalu terjadi dan menjadi pola hubungan yang konstan.



      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 7:20 am