Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Alasan Ilmiah di Balik 'Cinta Satu Malam'

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Alasan Ilmiah di Balik 'Cinta Satu Malam'

    Post  clara on Sat May 14, 2011 3:34 pm

    Alasan Ilmiah di Balik 'Cinta Satu Malam'



    Untuk orang-orang tertentu, cinta satu malam atau one-night stand mungkin bisa sangat berkesan dan memberi pengalaman berbeda. Tapi tahukah Anda mengapa orang menyukai seks satu malam?

    One-night stand adalah pengalaman bercinta hanya satu malam saja, dengan seseorang yang baru dikenal. Biasanya, seseorang melakukannya malam itu secara spontan, tanpa direncanakan dan tanpa disadari. Kebanyakan karena adanya pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang.

    Sebuah tim psikolog internasional telah menemukan bahwa untuk urusan cinta satu malam, pria memiliki standar yang jauh lebih rendah ketimbang wanita, seperti dilansir Time.

    Penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal Human Nature menunjukkan bahwa ketika ditanya apakah pria mau tidur atau pulang dengan seorang wanita yang bahkan tidak dikenalnya, pria lebih bersedia dibandingkan dengan wanita, terlepas bagaimana cara menarik perhatian calon pasangannya.

    Sedangkan wanita sebaliknya, mereka lebih pilih-pilih untuk urusan ini. Kebanyakan wanita penyuka one-night stand hanya setuju dengan pria yang hanya dinilainya tampan atau memiliki daya tarik tersendiri.

    Penelitian yang dilakukan Florida University juga menemukan hanya 3 persen wanita yang setuju melakukan one-night stand, sedangkan pada kuesioner pria sebanyak 75 persen pria setuju melakukan one-night stand.

    Untuk mengembangkan penelitian, tim peneliti dari Inggris, Jerman dan Florida juga merancang kuesioner dan diberikan kepada kelompok partisipan Jerman, Italia dan Amerika.

    Para peneliti menemukan bahwa terlepas dari kebangsaan, pria masih lebih bersedia untuk melakukan one-night stand, tetapi ada beberapa yang masih mempertimbangkan perbedaan budaya.

    Sebanyak 33 persen dari semua pria yang disurvei mengatakan bahwa mereka akan pergi ke tempat tidur dengan orang yang 'sedikit tidak menarik' dan belum pernah bertemu, sementara hanya 2 persen dari wanita yang bersedia.

    Untuk calon pasangan yang benar-benar menarik, 54 persen pria akan mengatakan 'Ya' untuk one-night stand, sementara kurang dari 8 persen wanita yang bersedia.

    Dilansir physorg.com, secara keseluruhan perasaan wanita lebih negatif daripada pria, dan pria cenderung lebih menikmati pengalaman seks satu malam itu.

    Ada beberapa fakta seputar one-night stand, yaitu:

    • 80 persen pria memiliki perasaan positif dengan seks satu malam dibandingkan dengan 54 persen wanita.

    • 40 persen wanita melakukan seks satu malam tujuannya hanya untuk seks saja.

    • Sementara 21 persen pernah melakukan seks satu malam akhirnya merasa menyesal dan merasa bersalah karena telah melakukan hubungan seks dengan seseorang yang mereka tidak kenal sama sekali.


    Dan menurut penelitian, hanya orang-orang tertentu saja yang senang melakukan cinta satu malam alias one night stand ternyata juga dipengaruhi oleh gen.

    Doktor ilmu biologi evolusioner, Justin Garcia dari State University of New York, menemukan adanya gen tertentu yang membuat orang berani mengambil risiko untuk melakukan cinta satu malam. Gen itu adalah DRD4 yang membantu mengatur salah satu sel kimia dalam otak yakni dopamin.

    Dopamin adalah salah satu saraf di otak yang paling serbaguna dan memainkan peran dalam sejumlah fenomena seperti memberikan perasaan kenikmatan dan memotivasi seseorang secara aktif untuk melakukan kegiatan tertentu yang menyenangkan. Kenikmatan seks, obat-obatan, perjudian, minuman dan rangsangan yang menyenangkan adalah tugas yang dilakukan dopamin.

    Nah, faktor gen DRD4 inilah yang dicurigai sangat terkait dengan perilaku cinta satu malam atau perselingkuhan. Dalam penelitian terhadap 180 pria dan wanita muda ditemukan bahwa orang-orang dengan gen DRD4 lebih memungkinkan untuk tidak setia, termasuk melakukan cinta satu malam dan perselingkuhan.



      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 10:48 am