Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Today at 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Menguak Misteri Puncak Gairah Wanita

    Share
    avatar
    niagara

    334
    11.06.09

    Menguak Misteri Puncak Gairah Wanita

    Post  niagara on Mon May 16, 2011 10:05 am

    Menguak Misteri Puncak Gairah Wanita


    Hubungan seksual menjadi misteri yang tak habis didalami. Di antara gangguan dalam hubungan intim pada wanita adalah kesulitan mencapai kepuasan atau sama sekali tak dapat merasakan puncak dalam hubungan intim (anorganismia).

    Sebuah studi menyebut, satu diantara empat wanita di Amerika Serikat mengalami kesulitan mencapai orgasme. Sebanyak 5-10 persen wanita menderita anorgasmia dan tidak bisa klimaks sama sekali.

    Secara tak sengaja, para peneliti dari Universitas Groningen Belanda, menemukan rahasia dibalik pencapaian klimaks wanita. Seperti dilansir Daily Mail, mereka gagal mengalami orgasmei setelah memeriksa hasil pindai otak wanita saat mencapai kepuasan.

    Tim peneliti menyadari bahwa ada bagian dari otak yang bernama orbitofrontal cortex (OFC) akan mati ketika seorang wanita merasakan kepuasan bercinta.

    Peneliti Janniko Geogiadis menjelaskan pada majalah New Scientist bahwa OFC mungkin bagian dari otak yang mengontrol fungsi seksual. Bagian tersebut akan mati ketika wanita merasakan orgasme. "Saya tidak pernah berpikir bahwa orgasme mematikan kesadaran, tapi penelitian ini mengubah pikiran saya," ujarnya seperti dikutip dari Daily Mail.

    Dia menambahkan, bahwa banyak orang menggambarkan orgasme seperti kehilangan kontrol. Namun demikian, Janniko belum merasa yakin apakah perubahan di otak tersebut bertanggung jawab meningkatkan kepuasaan atau hanya berupa efek samping dari orgasme itu sendiri.

    Untuk membuat scan tersebut, para peneliti memindai otak seorang wanita pada MRI dan membiarkan mereka merasakan 'kesenangan' hingga mencapai puncak kenikmatan.

    Dengan membandingkan otak wanita yang mengalami orgasme dengan yang tidak, para ilmuwan dapat mengobati wanita yang mengalami anorgasmia.
    Percobaan membuktikan wanita yang diperlihatkan video hubungan seks mereka mampu mengurangi gejala gangguan akibat efek plasebo. Efek plasebo adalah pengobatan yang berasal dari pikiran dengan menanamkan sugesti pada pasien.

    Kenneth Casey dari Universitas Michigan sependapat. Menurutnya, penderita sakit kronis dapat dilatih untuk meringankan penyakit mereka dengan mengubah cara berpikir."Dari pengalaman saya, hanya dengan mengatakan bahwa penyakit pasien tidak berbahaya telah memiliki efek penyembuhan pada mereka," ungkapnya.



      Waktu sekarang Fri Aug 18, 2017 2:03 pm