Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Today at 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Menguak Misteri Puncak Gairah Wanita

    Share

    niagara

    341
    11.06.09

    Menguak Misteri Puncak Gairah Wanita

    Post  niagara on Mon May 16, 2011 10:05 am

    Menguak Misteri Puncak Gairah Wanita


    Hubungan seksual menjadi misteri yang tak habis didalami. Di antara gangguan dalam hubungan intim pada wanita adalah kesulitan mencapai kepuasan atau sama sekali tak dapat merasakan puncak dalam hubungan intim (anorganismia).

    Sebuah studi menyebut, satu diantara empat wanita di Amerika Serikat mengalami kesulitan mencapai orgasme. Sebanyak 5-10 persen wanita menderita anorgasmia dan tidak bisa klimaks sama sekali.

    Secara tak sengaja, para peneliti dari Universitas Groningen Belanda, menemukan rahasia dibalik pencapaian klimaks wanita. Seperti dilansir Daily Mail, mereka gagal mengalami orgasmei setelah memeriksa hasil pindai otak wanita saat mencapai kepuasan.

    Tim peneliti menyadari bahwa ada bagian dari otak yang bernama orbitofrontal cortex (OFC) akan mati ketika seorang wanita merasakan kepuasan bercinta.

    Peneliti Janniko Geogiadis menjelaskan pada majalah New Scientist bahwa OFC mungkin bagian dari otak yang mengontrol fungsi seksual. Bagian tersebut akan mati ketika wanita merasakan orgasme. "Saya tidak pernah berpikir bahwa orgasme mematikan kesadaran, tapi penelitian ini mengubah pikiran saya," ujarnya seperti dikutip dari Daily Mail.

    Dia menambahkan, bahwa banyak orang menggambarkan orgasme seperti kehilangan kontrol. Namun demikian, Janniko belum merasa yakin apakah perubahan di otak tersebut bertanggung jawab meningkatkan kepuasaan atau hanya berupa efek samping dari orgasme itu sendiri.

    Untuk membuat scan tersebut, para peneliti memindai otak seorang wanita pada MRI dan membiarkan mereka merasakan 'kesenangan' hingga mencapai puncak kenikmatan.

    Dengan membandingkan otak wanita yang mengalami orgasme dengan yang tidak, para ilmuwan dapat mengobati wanita yang mengalami anorgasmia.
    Percobaan membuktikan wanita yang diperlihatkan video hubungan seks mereka mampu mengurangi gejala gangguan akibat efek plasebo. Efek plasebo adalah pengobatan yang berasal dari pikiran dengan menanamkan sugesti pada pasien.

    Kenneth Casey dari Universitas Michigan sependapat. Menurutnya, penderita sakit kronis dapat dilatih untuk meringankan penyakit mereka dengan mengubah cara berpikir."Dari pengalaman saya, hanya dengan mengatakan bahwa penyakit pasien tidak berbahaya telah memiliki efek penyembuhan pada mereka," ungkapnya.



      Waktu sekarang Tue Sep 27, 2016 10:34 pm