Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Penyebab Balita Masih Suka Ileran

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Penyebab Balita Masih Suka Ileran

    Post  flade on Wed May 18, 2011 8:08 am

    Penyebab Balita Masih Suka Ileran


    Ileran atau biasa dikenal dengan istilah ngeces umumnya terjadi saat masih bayi atau berusia di bawah 1 tahun. Tapi kadang anak di atas 1 tahun masih suka ileran, kenapa bisa begitu?

    Beberapa balita dan anak pra sekolah ada yang memproduksi air liur lebih banyak daripada anak-anak seusianya, sehingga membuatnya sering mengeluarkan air liur (ileran). Kondisi ini biasanya juga didorong oleh kemampuan untuk menelan yang belum berkembang secara maksimal.

    Dr. William Sears menuturkan kelebihan air liur ini bisa menimbulkan gangguan atau masalah seperti tersedak dan batuk ketika air liur tersebut menetes ke tenggorokan dan mengganggu kemampuannya untuk berbicara secara jelas, seperti dikutip dari Parenting.com.

    Ileran umumnya adalah suatu hal yang normal atau wajar terjadi pada anak yang berusia di bawah 2 tahun. Seiring bertambahnya usia maka kebiasaan ini akan hilang karena semakin matangnya pengontrolan dari syaraf dan otot mulut.

    Umumnya kebiasaan anak mengiler akan berhenti saat ia berusia 18-24 bulan yang mana kemampuan menelannya sudah lebih baik. Tapi jika sampai berusia 4 tahun tak juga berhenti, kemungkinan ileran adalah gejala dari suatu penyakit terutama jika disertai dengan demam.

    Dalam kasus yang jarang terjadi, ileran merupakan tanda dari adanya gangguan infeksi seperti amandel, radang tenggorokan atau adanya sariawan di mulut atau lidah si kecil. Kondisi ini biasanya terjadi jika si kecil sebelumnya tidak pernah mengalami ileran.

    Air liur diproduksi oleh kelenjar liur di dalam rongga mulut, produksi ini akan meningkat pada kondisi tertentu seperti adanya rangsangan (dari dot atau empeng) yang terus menerus, tumbuh gigi serta infeksi pada kelenjar air liur dan organ dalam mulut lainnya.

    Dr Sears menyarankan ada beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua untuk mengatasi kebiasaan anak mengiler yaitu:

    • Membantu si kecil mengembangkan kemampuan menelan, misalnya dengan mengajari anak menyeruput air melalui sedotan

    • Untuk mencegah iritasi kulit, sebaiknya menyeka air liur secara lembut dengan air hangat dan menepuk pelan (jangan menggosok)

    • Menempatkan celemek makan untuk menyerap air liur di bawah dagu sebelum ia tidur

    • Jika kebiasaan ini tidak juga hilang hingga usia 4 tahun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui lebih pasti penyebabnya.




      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 3:02 am