Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Rokok Elektrik Bikin Lebih Kecanduan

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Rokok Elektrik Bikin Lebih Kecanduan

    Post  flade on Thu May 19, 2011 12:17 am

    Rokok Elektrik Bikin Lebih Kecanduan


    Rokok elektrik sering disebut-sebut sebagai alternatif cara untuk mengurangi dan bahkan berhenti merokok. Tetapi tim peneliti dari University of California, Amerika Serikat, justru mendesak untuk melarang penjualan rokok elektrik.

    Itu karena mereka telah mengevaluasi lima merek rokok elektrik yang beredar di Amerika Serikat dan menemukan banyak kekurangan. Bagian yang paling berbahaya dari kesalahan desainnya adalah kurangnya tanda dan tidak tepat.

    Tidak seperti rokok biasa, rokok elektrik memproduksi nikotin dengan uap dan tidak berasap. Jadi, bagian dari nikotin, yang beracun masuk ke dalam tubuh perokok. Hal ini timbul dalam proses pemanasan bagian dudukan khusus yang terletak di bawah rokok elektrik.

    Seperti dilansir dari Genius Beauty, menurut penelitian, rokok elektrik dapat menyebabkan kecanduan nikotin yang lebih kuat karena produsen cenderung membuat rasa rokok menjadi lebih nikmat dengan percampuran aromatik yang bersifat adiktif. Konsumen juga tidak diberitahu tentang konsekuensi ini.

    Sebelumnya, tim ilmiah dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mengatur produk tembakau mencapai kesimpulan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa merokok elektrik tidak berbahaya bagi kesehatan. Lalu pada pengujian tahun lalu, badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (US Food and Drug Administration) menemukan perbedaan level nikotin dalam label dan aslinya.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 9:14 pm