Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Rokok Elektrik Bikin Lebih Kecanduan

    Share

    flade

    935
    23.09.09

    Rokok Elektrik Bikin Lebih Kecanduan

    Post  flade on Thu May 19, 2011 12:17 am

    Rokok Elektrik Bikin Lebih Kecanduan


    Rokok elektrik sering disebut-sebut sebagai alternatif cara untuk mengurangi dan bahkan berhenti merokok. Tetapi tim peneliti dari University of California, Amerika Serikat, justru mendesak untuk melarang penjualan rokok elektrik.

    Itu karena mereka telah mengevaluasi lima merek rokok elektrik yang beredar di Amerika Serikat dan menemukan banyak kekurangan. Bagian yang paling berbahaya dari kesalahan desainnya adalah kurangnya tanda dan tidak tepat.

    Tidak seperti rokok biasa, rokok elektrik memproduksi nikotin dengan uap dan tidak berasap. Jadi, bagian dari nikotin, yang beracun masuk ke dalam tubuh perokok. Hal ini timbul dalam proses pemanasan bagian dudukan khusus yang terletak di bawah rokok elektrik.

    Seperti dilansir dari Genius Beauty, menurut penelitian, rokok elektrik dapat menyebabkan kecanduan nikotin yang lebih kuat karena produsen cenderung membuat rasa rokok menjadi lebih nikmat dengan percampuran aromatik yang bersifat adiktif. Konsumen juga tidak diberitahu tentang konsekuensi ini.

    Sebelumnya, tim ilmiah dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mengatur produk tembakau mencapai kesimpulan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa merokok elektrik tidak berbahaya bagi kesehatan. Lalu pada pengujian tahun lalu, badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (US Food and Drug Administration) menemukan perbedaan level nikotin dalam label dan aslinya.



      Waktu sekarang Mon Sep 26, 2016 2:08 pm