Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Wanita Ini Masturbasi 47 Kali Sehari

    Share

    ludwina

    127
    18.04.11

    Wanita Ini Masturbasi 47 Kali Sehari

    Post  ludwina on Fri May 20, 2011 6:18 am

    Wanita Ini Masturbasi 47 Kali Sehari


    Sebuah keputusan sensitif diberikan hakim pengadilan Brazil bagi Ana Catarian Bezerra, 36. Wanita yang berprofesi sebagai akuntan ini dibolehkan melakukan masturbasi dan menonton video porno saat jam kerja di kantor.

    Bezerra, berhasil meyakinkan hakim bahwa dirinya mengalami gangguan ketidakseimbangan kimia yang memicu kecemasan berat dan hiperseksualitas. Cara satu-satunya untuk meredakan ketegangannya adalah melakukan masturbasi, seperti dikutip Guanabee.com.

    "Kondisi saya sangat buruk sehingga saya dapat melakukan masturbasi hingga 47 kali sehari," katanya. "Saat itulah saya meminta bantuan, karena tahu itu sesuatu yang tidak normal," ujarnya seperti dikutip dari Aol Health.

    Untuk mengurangi 'ketegangannya', dokter memberikan koktail dan obat penenang untukmengurangi kebutuhan seksualnya menjadi sekitar 18 kali sehari.
    Dr Carol Queen, seorang seksolog, mengatakan kondisi seksual ini sangat tidak lazim dan termasuk dalam kategori hiperseksualitas.

    Menurut Psikoterapis Dr Julie Elledge, hiperseksualitas saat ini tidak masuk dalam diagnostik medis karena sebagian besar akibat pengaruh lingkungan.

    "Mungkin ada yang bisa menjadi co-diagnosis gangguan bipolar atau gangguan obsesif-kompulsif. Namun ketika kecanduan seks dikatakan sebagai diagnosis, biasanya bukan karena seks, tapi perilaku sekitarnya," kata Elledge.

    Elledge menambahkan, melakukan masturbasi di tempat umum seperti kantor bukan cara biasa untuk mengatasi masalah hiperseksualitas. Biasanya, ada waktu khusus seperti istirahat dan di toilet bagi para karyawan yang mengalami gejala ini.

    Jason Tesauro, ahli etika dan penulis 'The Gentleman Modern' percaya tata krama yang baik adalah solusi yang lebih baik daripada putusan hakim.

    "Setiap kali Anda mempunyai anggota rekan kerja, teman atau keluarga dengan anomali medis, respons yang tepat adalah untuk menghindari perhatian, dan tidak menarik perhatian untuk itu," ucap Tesauro.


      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 5:33 pm