Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Anak Mulai Berbohong Sejak Usia 4 Tahun?

    Share

    pravda

    260
    07.06.10

    Anak Mulai Berbohong Sejak Usia 4 Tahun?

    Post  pravda on Sun May 22, 2011 10:22 am

    Anak Mulai Berbohong Sejak Usia 4 Tahun?


    Pastinya tiap orang tua berharap anaknya tidak memiliki kebiasaan berbohong. Namun tahukah Anda bahwa anak sudah bisa berbohong sejak usia empat tahun?

    Seperti dikutip Times of India, dalam bukunya yang berjudul 'Born Liars', Ian Leslie menulis bahwa anak mulai berbohong antara usia dua dan empat tahun. Mereka biasanya berbohong untuk menghindari hukuman atas kesalahannya.

    Dr. Victoria Talwar, asisten profesor psikologi anak di McGill University, Montreal, melakukan percobaan yang bernama 'Game Mengintip'. Permainan ini bertujuan untuk melihat perbedaan usia saat anak berbohong.

    Pertama-tama anak dipertemukan dengan peneliti dan diajak bermain. Setelah terjalin hubungan yang baik, anak diberi permainan menebak. Mereka diminta menghadap tembok dan menebak sejumlah bunyi.

    Peneliti membawa sejumlah mainan dan anak diminta untuk menebak suara-suara dari mainan tersebut (apakah suara mobil polisi atau bayi menangis). Peneliti sengaja membuat bingung anak dengan suara tersebut, seperti membuat suara kucing dan suara musik bersamaan.

    Saat anak bingung, peneliti membuat alasan untuk meninggalkan ruangan dan memperingatkan anak untuk tidak mengintip. Anak-anak akan berbalik beberapa detik setelah peneliti keluar. Kemudian peneliti kembali dan meminta jawaban anak.

    Ketika anak memberikan jawaban, peneliti bertanya apakah ia mengintip atau tidak. Hasilnya sangat mengejutkan, anak berusia tiga tahun mengaku mengintip sedangkan kebanyakan anak berumur empat tahun memilih untuk berbohong. Saat anak berusia enam tahun, terdapat 95 persen dari mereka akan menceritakan kebohongan ini.

    Hentikanlah kebiasaan anak berbohong agar tidak berlanjut sampai dewasa. "Delapan tahun adalah usia yang tepat untuk meminta anak berhenti berbohong,” jelas profesor Kang Lee dari University of Toronto dan direktur Institut Studi Anak.

    Untuk mengatasi masalah tersebut, Anda sebagai orang tua juga tidak dianjurkan untuk berbohong. Agar lebih jelas, simak beberapa solusi untuk menghentikan kebiasaan bohong anak.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 4:51 am