Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Waspada Penularan Hepatitis di Salon

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Waspada Penularan Hepatitis di Salon

    Post  flade on Sun May 22, 2011 2:10 pm

    Waspada Penularan Hepatitis di Salon


    Memanjakan diri di salon menjadi suatu kenikmatan tersendiri. Berbagai perawatan penunjang kecantikan bisa Anda jajal. Misalnya, sambil creambath, Anda bisa merawat kesehatan kuku dengan manicure pedicure atau yang akrab disebut mani-pedi. Hanya, hati-hati saat menjajal perawatan itu.

    Yang perlu Anda perhatikan saat melakukan perawatan kuku di salon adalah memerhatikan kebersihan alat-alatnya. Jangan sampai, niat mewujudkan lentik jemari justru berbuah penyakit.

    "Alat cukur, benda-benda tajam, termasuk peralatan mani-pedi menjadi faktor yang amat besar potensinya menularkan virus hepatitis," kata Dr Ari Fachrial Syam dalam seminar 'Update on Diagnosis and Treatment of Chronic Hepatitis B & C and Gastrointestinal Bleeding' di Hotel Acacia, Kramat, Jakarta Pusat, akhir pekan ini.

    Peralatan tersebut cenderung bersifat menggerus sebagian dari sel-sel kulit pelanggan. Padahal, belum tentu setiap pelanggan yang datang ke salon terbebas dari berbagai penyakit berbahaya, seperti HIV atau hepatitis.

    "Sejauh ada sel-sel hidup atau sel darah yang berinti sel yang menempel di situ, maka berpotensi tertular penyakit. Dan, potensi itu meningkat bila mani-pedi tadi menimbulkan luka," kata Dr Cosphiadi Irawan kepada VIVAnews.

    Dokter ahli hematologi itu menuturkan bahwa timbulnya luka pada penderita penyakit seperti Hepatitis harus disikapi dengan hati-hati. Penularan terjadi apabila ada perdarahan atau luka akibat penggunaan alat-alat tersebut.

    Misalnya, penderita Hepatitis terluka karena gunting kuku di salon, lalu alat yang sama digunakan oleh orang lain tanpa disterilisasi. Saat itulah terjadi penularan atau perpindahan virus. "Jadi dia memerlukan suatu media untuk mentransfer virusnya. Virus Hepatitis itu kan ada di inti sel, DNA dan RNA. Inti sel itulah yang ditransfer ke orang lain."



      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 11:29 am