Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Yesterday at 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Waspada Penularan Hepatitis di Salon

    Share

    flade

    935
    23.09.09

    Waspada Penularan Hepatitis di Salon

    Post  flade on Sun May 22, 2011 2:10 pm

    Waspada Penularan Hepatitis di Salon


    Memanjakan diri di salon menjadi suatu kenikmatan tersendiri. Berbagai perawatan penunjang kecantikan bisa Anda jajal. Misalnya, sambil creambath, Anda bisa merawat kesehatan kuku dengan manicure pedicure atau yang akrab disebut mani-pedi. Hanya, hati-hati saat menjajal perawatan itu.

    Yang perlu Anda perhatikan saat melakukan perawatan kuku di salon adalah memerhatikan kebersihan alat-alatnya. Jangan sampai, niat mewujudkan lentik jemari justru berbuah penyakit.

    "Alat cukur, benda-benda tajam, termasuk peralatan mani-pedi menjadi faktor yang amat besar potensinya menularkan virus hepatitis," kata Dr Ari Fachrial Syam dalam seminar 'Update on Diagnosis and Treatment of Chronic Hepatitis B & C and Gastrointestinal Bleeding' di Hotel Acacia, Kramat, Jakarta Pusat, akhir pekan ini.

    Peralatan tersebut cenderung bersifat menggerus sebagian dari sel-sel kulit pelanggan. Padahal, belum tentu setiap pelanggan yang datang ke salon terbebas dari berbagai penyakit berbahaya, seperti HIV atau hepatitis.

    "Sejauh ada sel-sel hidup atau sel darah yang berinti sel yang menempel di situ, maka berpotensi tertular penyakit. Dan, potensi itu meningkat bila mani-pedi tadi menimbulkan luka," kata Dr Cosphiadi Irawan kepada VIVAnews.

    Dokter ahli hematologi itu menuturkan bahwa timbulnya luka pada penderita penyakit seperti Hepatitis harus disikapi dengan hati-hati. Penularan terjadi apabila ada perdarahan atau luka akibat penggunaan alat-alat tersebut.

    Misalnya, penderita Hepatitis terluka karena gunting kuku di salon, lalu alat yang sama digunakan oleh orang lain tanpa disterilisasi. Saat itulah terjadi penularan atau perpindahan virus. "Jadi dia memerlukan suatu media untuk mentransfer virusnya. Virus Hepatitis itu kan ada di inti sel, DNA dan RNA. Inti sel itulah yang ditransfer ke orang lain."



      Waktu sekarang Wed Sep 28, 2016 12:18 am