Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Enam Tanda Harus Jauhi Mantan Pacar

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Enam Tanda Harus Jauhi Mantan Pacar

    Post  clara on Mon May 23, 2011 8:47 am

    Enam Tanda Harus Jauhi Mantan Pacar


    Lebih mudah menjadikan sahabat menjadi kekasih daripada menjadikan mantan kekasih sebagai sahabat. Mungkin ada benarnya. Mengakhiri hubungan dengan kesan baik, bukan berarti pula mantan kekasih bisa tetap menjadi teman baik.

    Ada kalanya, menjaga jarak dengan mantan kekasih perlu dilakukan, agar luka lama tak terus membekas. Jika Anda ragu untuk menjauhi si dia, berikut adalah enam hal yang mungkin bisa menjadi pentunjuk bagi Anda untuk menjauhi mantan kekasih, seperti dikutip dari laman allwomenstalk.com:

    1. Anda Masih Mencintainya
    Perasaan cinta mungkin masih ada setelah hubungan berakhir. Namun, tak selamanya cinta harus saling memiliki. Jika si dia ternyata sudah memiliki pasangan lain setelah putus dari Anda, ada baiknya hubungan pertemanan dengan mantan kekasih Anda batasi. Jangan biarkan hati terombang-ambing dengan berpura-pura menjadi teman. Lebih baik, jauhi si dia agar Anda bisa membuka hati untuk orang lain.

    2. Masih Masih Mencintai Anda
    Dia telah memilih orang lain sebagai kekasih. Namun, dia masih sering menelepon dan bertukar kabar melalui surat elektronik dengan Anda. Atau, dia masih tak berhenti mengorek informasi tentang kisah masa lalunya dengan Anda. Mungkin hal ini bisa membuat Anda merasa tersanjung, namun, agar tak ada yang tersakiti, akan lebih baik Anda menjauhinya.

    3. Tidak pernah seiring sejalan
    Jika Anda tidak pernah bisa menjadi teman baiknya saat masih menjalin kasih, Anda pun tidak bisa berharap banyak setelahnya. Entah itu berbeda pendapat dan moral atau hanya sebuah benturan kepribadian. Jangan buang waktu dengannya. Anda tidak harus menjadikannya sebagai teman.

    4. Ada penghianatan
    Tidak peduli siapa yang merasa tertipu atau dikhianati. Seorang teman yang merasa pernah dikhianati, tidak akan pernah memberikan kepercayaannya untuk yang kedua kali. Dan jika Anda menjalin hubungan dengannya setelah hubungan kekasih berakhir, pertemanan Anda pun tidak akan berjalan mulus.

    5. Hanya butuh uang Anda
    Saat masih menjadi kekasih, dia selalu menguras semua tabungan Anda. Dan saat hubungan Anda berakhir dengannya, dia juga masih menjadikan Anda sebagai tambak uangnya. Jika terus seperti ini, menghindar darinya adalah jalan terbaik untuk masa depan Anda.

    6. Tak ada rasa saling percaya
    Apakah Anda benar atau salah, jika tidak ada rasa saling percaya, hubungan Anda pun bisa makin terkikis. Bahkan, saat Anda dan dia sudah tak lagi menjalin kasih. Anda perlu teman yang bisa dipercaya. Jika si Dia bukan orang yang bisa dipercaya saat menjadi kekasih, maka dia pun tak akan bisa menjaga kepercayaan yang Anda berikan untuknya, begitupula sebaliknya.




      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 8:30 pm