Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Cek Kolesterol Perlu Dilakukan Sejak Umur 2 Tahun

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Cek Kolesterol Perlu Dilakukan Sejak Umur 2 Tahun

    Post  kuning on Mon May 23, 2011 9:12 am

    Cek Kolesterol Perlu Dilakukan Sejak Umur 2 Tahun



    Kadar kolesterol dalam darah merupakan faktor risiko berbagai penyakit berbahaya sehingga harus sering-sering diperiksa. Bukan hanya orang dewasa yang harus melakukannya, anak-anak juga perlu diperiksa bahkan sejak masih umur 2 tahun.

    Sebuah pedoman kesehatan yang dirilis National Lipid Association merekomendasikan agar anak-anak mulai memeriksa kadar kolesterol pada usia 9-11 tahun. Bahkan jika punya riwayat sakit jantung di keluarganya, pemeriksaan perlu dilakukan sejak usia 2 tahun.

    "Penting bagi seseorang untuk mengetahuinya jika memiliki riwayat kolesterol tinggi di keluarganya," ungkap Dr Patrick M Moriaty dari University of Kansas yang turut menyusun pedoman tersebut, seperti dikutip dari HealthDay.

    Pemeriksaan sejak dini menurutnya bisa memberikan diagnosis lebih awal sehingga mudah untuk melakukan intevensi baik melalui diet maupun pengobatan. Perubahan kecil jika dilakukan sejak dini bisa memberi dampak yang besar saat tumbuh dewasa.

    Jika diperlukan, pengobatan juga akan bekerja dengan lebih efektif jika diberikan sejak awal. Hiperkolesterolemia atau kelebihan kadar kolesterol jahat di dalam darah sulit diatasi jika sudah terlanjur parah, misalnya karena terlambat didiagnosis.

    Kolesterol jahat yang dinamakan Low Density Cholesterol (LDL) berpotensi menyumbat pembuluh darah jika kadarnya terlalu tinggi. Risiko terburuk jika aliran darah tersumbat adalah serangan jantung, atau stroke jika terjadi pada pembuluh darah yang menuju otak.

    Karena merupakan kondisi yang bisa diturunkan, hiperkolesterolemia seharusnya bisa didiagnosis lebih awal. Kenyataannya, Dr Moriaty memperkirakan hanya 20 persen penderita yang didiagnosis sejak dini sedangkan sisanya tidak tertangani dengan baik.



      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 3:04 am