Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Daging Merah Picu Kanker, Penangkalnya Cuma Sayur

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Daging Merah Picu Kanker, Penangkalnya Cuma Sayur

    Post  via on Wed May 25, 2011 12:27 am

    Daging Merah Picu Kanker, Penangkalnya Cuma Sayur


    Kanker usus merupakan jenis kanker yang paling gampang dicegah melalui diet yang sehat. Konsumsi daging merah merupakan salah satu pemicu utamanya, sedangkan penangkalnya cukup sederhana yakni rajin makan sayuran yang mengandung serat.

    Laporan terbaru dari American Institute for Cancer Research (AICR) mengatakan, 45 persen kanker usus sebenarnya bisa dicegah dengan mengurangi konsumsi daging merah dalam menu diet. Di antaranya daging binatang berkaki 4 termasuk kambing, sapi dan babi.

    Riset yang dipimpin oleh Elisa Bandera MD, PhD dari Imperial College London tersebut mengamati tak kurang dari 24 publikasi ilmiah tentang kanker usus. Semuanya menunjukkan keterkaitan erat antara konsumsi daging merah dengan risiko kanker usus.

    Menurut laporan hasil riset tersebut, risiko kanker bisa dikurangi dengan membatasi konsumsi daging merah agar tidak melebihi 510 gram tiap pekan. Jumlah tersebut kurang lebih setara dengan 5-6 porsi kecil daging panggang, steak atau sejenisnya.

    Selain daging merah segar, daging merah olahan atau kalengan juga bisa memicu kanker usus. Bahkan risiko terkena kanker jika mengonsumsi daging olahan seperti kornet dan sejenisnya bisa lebih tinggi hingga 2 kali lipat dibandingkan daging merah segar.

    Untungnya hasil riset tersebut juga mengungkap bahwa serat di dalam sayur dan buah-buahan cukup efektif untuk menangkal risiko kanker usus. Jika sekitar tahun 2007 efek protektif dalam serat sayuran masih sebatas dugaan, hasil riset ini sudah memastikan hal itu.

    AICR menyarankan, konsumsi daging merah serta daging olahan sebaiknya diimbangi dengan asupan serat yang bisa diperoleh dari kacang-kacangan, sayur, buah serta gandum. Berat badan ideal serta olahraga teratur juga sangat membantu mengurangi risiko kanker.




      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 5:26 am