Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Yesterday at 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA

Paid2YouTube.com

    Tips Agar Anak Aman dari Bahaya Listrik

    Share

    pravda

    260
    07.06.10

    Tips Agar Anak Aman dari Bahaya Listrik

    Post  pravda on Wed May 25, 2011 12:49 am

    8 Tips Agar Anak Aman dari Bahaya Listrik[/b]


    Hal yang paling berbahaya dan sering disentuh oleh anak-anak adalah stop kontak, kabel dan colokan. Oleh karena itu, jauhkan anak Anda dari hal-hal tersebut. Cabut semua kabel yang tidak terpakai dan tutup stop kontak dengan pelindung plastik.

    Ada beberapa aturan untuk anak agar terhindar dari bahaya listrik yang terjangkau di rumah. Aliran listrik yang bebas, bisa menjadi sebab kebakaran di rumah. Simaklah aturan keamanan yang wajib Anda ketahui agar si kecil dan Anda sendiri terhindar dari bahaya listrik, seperti dikutip dari ehow:

    [b]1. Jangan cabut kabelnya

    Jangan cabut sesuatu dengan memegang kabelnya. Ambillah bagian kepala steker untuk melepasnya dari stop kontak. Jangan lupa memeriksa setiap kabel. Jika terdapat kabel yang robek gantilah secepatnya. Jangan biarkan anak mencabut dan mencolokan barang elektronik tanpa pengawasan Anda.

    2. Hindari air
    Jangan letakkan alat rumah tangga elektronik di daerah yang basah atau rawan basah. Air dapat menimbulkan korsleting listrik. Bila terjadi kebakaran, jangan mencoba memadamkan api dengan air tanpa memadamkan pusat aliran listrik.

    Jangan pernah menyentuh peralatan atau barang elektronik dengan tangan yang basah. Hal tersebut menjauhkan Anda dari setruman. Jangan pula izinkan anak untuk berenang saat turun hujan disertai petir.

    3. Padamkan aliran listrik
    Jika ingin mengganti bola lampu yang mati, pastikan aliran listrik sudah padam. Gunakanlah sarung tangan atau lap kering agar terhindar dari kontak langsung dengan stop kontak.

    4. Waspadai kabel listrik
    Anak suka sekali memanjat pohon. Periksa pohon tersebut apakah ada kabel listrik di sekitarnya. Jika anak bermain dengan tongkat, berikanlah arahan agar menghindari tempat-tempat yang memiliki kabel listrik yang terjangkau oleh tongkat tersebut. Listrik bisa mengalir melalui benda yang dapat mengaliri listrik.

    Jika Anda menemukan sebuah kabel listrik terjatuh, jangan menyentuh apa pun yang terkena kabel tersebut. Beritahukan masalah tersebut secepatnya ke pihak yang berwenang agar tidak membahayakan siapapun.

    5. Gunakan penutup stop kontak
    Stop kontak yang terletak di lantai dapat dijangkau anak. Pasangkanlah penutup pada stop kontak tersebut. Beritahu anak akan bahaya memegang stop kontak langsung agar ia tidak bermain dengan stop kontak.

    6. Permainan yang aman
    Anak kecil mana yang tidak suka bermain layang-layang? Tapi jangan biarkan anak bermain layang-layang di daerah yang penuh dengan kabel listrik. Ajaklah anak memainkan permainan tersebut di tempat yang lebih aman, seperti di pantai atau di lapangan terbuka.

    7. Gunakan sesuai pemakaian
    Pastikan Anda mencabut peralatan rumah tangga yang menggunakan listrik saat tidak digunakan. Walaupun dayanya kecil, pemanggang roti, blender atau setrika dapat memicu korslet. Sembunyikan stop kontak alat-alat itu agar tidak terlihat anak Anda. Misalnya menyembunyikannya di balik lemari es atau dispenser.

    8. Keamanan di kamar mandi
    Biasanya terdapat stop kontak di kamar mandi. Hal tersebut dapat memudahkan Anda menggunakan pengering rambut atau barang elektronik lainnya. Taruhlah barang elektronik tersebut ke dalam laci setelah digunakan. Pastikan barang elektronik tersebut kering dan aman dari air. Berhati-hatilah untuk tidak meninggalkan anak Anda sendirian di kamar mandi.



      Waktu sekarang Sun Sep 25, 2016 7:21 am