Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Bahaya Susah Buang Air Besar

    Share

    pravda

    260
    07.06.10

    Bahaya Susah Buang Air Besar

    Post  pravda on Fri May 27, 2011 7:29 am

    Bahaya Susah Buang Air Besar


    Sembelit atau susah buang air besar merupakan gangguan pencernaan yang cukup populer. Perut kembung, terasa begah, mual dan rasa tak nyaman yang menyertai masalah ini seringkali menghambat aktivitas. Jangan anggap remeh masalah ini.

    “Susah buang air besar jangan dianggap sepele. Meski penyebabnya multifaktor, bisa berujung pada kanker usus,” kata dr Ari Fahrial Syam, SpPD KGEH dari Departemen Gastroenterologi Departemen Penyakit Dalam FKUI, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

    Meski demikian, butuh waktu puluhan tahun untuk mengembangkan sembelit menjadi penyakit yang berbahaya dalam tubuh.

    Menurut dr Ari, di Indonesia saat ini, banyak usia muda mengalami kanker usus. Penyebabnya bukanlah faktor genetik, melainkan gaya hidup yang buruk dan pengaruh lingkungan.

    “Konsumsi serat sangat rendah, kurang aktivitas, dan lebih banyak konsumsi makanan berpengawet dan mengandung zat aditif. Ini yang menyebabkan sembelit,” Ketua Kelompok Kerja Probiotik dari Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia, dr Herry Djagat Purnomo, SpPD-KGEH, menambahkan.

    Data 2.397 pasien yang menjalani pemeriksaan kolonoskopi tahun 1998-2005 di RSCM menunjukkan, sembilan persen di antaranya memiliki masalah sembelit. Penelitian Dr Saptawati Bardosono dari Bagian Gizi fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu juga menemukan, dari 271 pekerja wanita di Jakarta , 47 persen mengalami sembelit.

    Sembelit tidak bisa dianggap remeh. Data di RSCM menyebutkan bahwa dari semua pasien dengan sembelit, 36,4 persen di antaranya menderita wasir atau hemoroid. Sementara delapan persen di antaranya menderita tumor ganas atau kanker usus.

    Menurut dr Herry, ada beberapa cara untuk mencegah dan mengobati masalah sembelit. Selain memperbanyak konsumsi serat, juga memperbanyak aktivitas fisik, minum air putih minimal dua liter per hari secara teratur, dan rajin mengonsumsi makanan mengandung probiotik seperti yogurt.

    Probiotik merupakan organisme hidup yang jika digunakan dalam jumlah yang sesuai dapat memberi efek baik pada kesehatan organisme baik yang hidup di dalam tubuh. Fungsi probiotik bermacam-macam. Ada yang membantu menyerap nutrisi, memproduksi vitamin dan pada sistem pencernaan, probiotik membantu melawan pertumbuhan bakteri jahat dan berperan dalam ekosistem usus.

    “Tidak hanya mengobati masalah sembelit saja, probiotik juga dapat dikonsumsi setiap hari karena baik untuk kesehatan usus dan penyerapan makan. Mengonsumsinya secara teratur, dapat dijadikan langkah awal bagi masyarakat untuk memiliki hidup sehat,” kata dr Ari.



      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 9:25 am