Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Bahaya Susah Buang Air Besar

    Share
    avatar
    pravda

    259
    07.06.10

    Bahaya Susah Buang Air Besar

    Post  pravda on Fri May 27, 2011 7:29 am

    Bahaya Susah Buang Air Besar


    Sembelit atau susah buang air besar merupakan gangguan pencernaan yang cukup populer. Perut kembung, terasa begah, mual dan rasa tak nyaman yang menyertai masalah ini seringkali menghambat aktivitas. Jangan anggap remeh masalah ini.

    “Susah buang air besar jangan dianggap sepele. Meski penyebabnya multifaktor, bisa berujung pada kanker usus,” kata dr Ari Fahrial Syam, SpPD KGEH dari Departemen Gastroenterologi Departemen Penyakit Dalam FKUI, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

    Meski demikian, butuh waktu puluhan tahun untuk mengembangkan sembelit menjadi penyakit yang berbahaya dalam tubuh.

    Menurut dr Ari, di Indonesia saat ini, banyak usia muda mengalami kanker usus. Penyebabnya bukanlah faktor genetik, melainkan gaya hidup yang buruk dan pengaruh lingkungan.

    “Konsumsi serat sangat rendah, kurang aktivitas, dan lebih banyak konsumsi makanan berpengawet dan mengandung zat aditif. Ini yang menyebabkan sembelit,” Ketua Kelompok Kerja Probiotik dari Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia, dr Herry Djagat Purnomo, SpPD-KGEH, menambahkan.

    Data 2.397 pasien yang menjalani pemeriksaan kolonoskopi tahun 1998-2005 di RSCM menunjukkan, sembilan persen di antaranya memiliki masalah sembelit. Penelitian Dr Saptawati Bardosono dari Bagian Gizi fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu juga menemukan, dari 271 pekerja wanita di Jakarta , 47 persen mengalami sembelit.

    Sembelit tidak bisa dianggap remeh. Data di RSCM menyebutkan bahwa dari semua pasien dengan sembelit, 36,4 persen di antaranya menderita wasir atau hemoroid. Sementara delapan persen di antaranya menderita tumor ganas atau kanker usus.

    Menurut dr Herry, ada beberapa cara untuk mencegah dan mengobati masalah sembelit. Selain memperbanyak konsumsi serat, juga memperbanyak aktivitas fisik, minum air putih minimal dua liter per hari secara teratur, dan rajin mengonsumsi makanan mengandung probiotik seperti yogurt.

    Probiotik merupakan organisme hidup yang jika digunakan dalam jumlah yang sesuai dapat memberi efek baik pada kesehatan organisme baik yang hidup di dalam tubuh. Fungsi probiotik bermacam-macam. Ada yang membantu menyerap nutrisi, memproduksi vitamin dan pada sistem pencernaan, probiotik membantu melawan pertumbuhan bakteri jahat dan berperan dalam ekosistem usus.

    “Tidak hanya mengobati masalah sembelit saja, probiotik juga dapat dikonsumsi setiap hari karena baik untuk kesehatan usus dan penyerapan makan. Mengonsumsinya secara teratur, dapat dijadikan langkah awal bagi masyarakat untuk memiliki hidup sehat,” kata dr Ari.



      Waktu sekarang Fri Aug 18, 2017 4:32 am