Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

» Saat Fantastic Beasts Bertemu Harry Potter di Dunia Anime
Tue Jan 10, 2017 12:15 pm by lanang

» Modifikasi Knalpot Motor Untuk Performa Terbaik
Tue Jan 10, 2017 12:01 pm by flade

IKLAN ANDA


    Benarkah Dorongan Seks Turun Saat Menopause?

    Share

    flade

    938
    23.09.09

    Benarkah Dorongan Seks Turun Saat Menopause?

    Post  flade on Sun May 29, 2011 8:47 am

    Benarkah Dorongan Seks Turun Saat Menopause?


    Wanita seringkali mendengar banyak hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Mitos-mitos ini justru menjadi informasi yang menyesatkan untuk kaum hawa.

    Bahkan ada mitos yang menyatakan bahwa wanita yang menstruasi tidak akan hamil sat berhubungan dan antibiotik bisa mengurangi efektivitas pengendalian kelahiran. Benarkah demikian?

    Agar tak tersesat, ada baiknya kaum hawa mengetahui 4 mitos seputar wanita di bawah ini:

    1. Tidak bisa hamil saat Anda sedang haid
    Ada kemungkinan wanita yang melakukan hubungan seksual mengalami kehamilan. Sebab wanita tersebut tetap dapat melakukan ovulasi selama menstruasi, berarti melakukan seks selama periode menstruasi perlu hati-hati jika tak ingin kebobolan. Untuk lebih amannya, Anda tidak usah melakukan hubungan saat menstruasi datang.

    2. Dorongan seks wanita menurun saat manapouse
    Wanita yang mengalami menopouse memang bisa mempengaruhi keinginan seksnya. Namun untuk masalah seks, tidak ada hubungan langsung antara menopouse dan dorongan seks seseorang. Jangan khawatir, wanita menopouse bisa tetap aktif melakukan adegan seks bersama suami.

    3. Antibiotik menurunkan efektifitas pil kontrasepsi
    Tidak juga. Kebanyakan antibiotik tidak berpengaruh pada alat kontrasepsi, seperti pil. Tapi pengecualian, untuk rifampisin, obat tuberkulosis akan mengurangi evektifitas ini.

    4. Wanita perlu tidur lebih daripada pria
    Wanita merasakan efek kurang tidur lebih dari pria. Studi ini menemukan bahwa wanita yang tidak cukup tidur dua kali berisiko mengalami hipertensi daripada wanita yang tidur dengan kualitas waktu yang baik. Selain itu, wanita yang kurang tidur juga bisa mempengaruhi kecantikan. Untuk pria, hal ini tidak terlalu berpengaruh. Tetapi pria tetap melakukan istirahat yang cukup untuk mengembalikan energinya.

    5. Keperawanan bisa diketahui secara kasat mata
    Ini hanya mitos, karena dokter sekalipun tidak akan bisa mengetahui apakah wanita masih perawan atau tidak. Masalah keperawanan tidak bisa dilihat dan diketahui tanpa melalui tes medis. (The Frisky)



      Waktu sekarang Fri Jan 20, 2017 10:48 am