Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Benarkah Dorongan Seks Turun Saat Menopause?

    Share

    flade

    935
    23.09.09

    Benarkah Dorongan Seks Turun Saat Menopause?

    Post  flade on Sun May 29, 2011 8:47 am

    Benarkah Dorongan Seks Turun Saat Menopause?


    Wanita seringkali mendengar banyak hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Mitos-mitos ini justru menjadi informasi yang menyesatkan untuk kaum hawa.

    Bahkan ada mitos yang menyatakan bahwa wanita yang menstruasi tidak akan hamil sat berhubungan dan antibiotik bisa mengurangi efektivitas pengendalian kelahiran. Benarkah demikian?

    Agar tak tersesat, ada baiknya kaum hawa mengetahui 4 mitos seputar wanita di bawah ini:

    1. Tidak bisa hamil saat Anda sedang haid
    Ada kemungkinan wanita yang melakukan hubungan seksual mengalami kehamilan. Sebab wanita tersebut tetap dapat melakukan ovulasi selama menstruasi, berarti melakukan seks selama periode menstruasi perlu hati-hati jika tak ingin kebobolan. Untuk lebih amannya, Anda tidak usah melakukan hubungan saat menstruasi datang.

    2. Dorongan seks wanita menurun saat manapouse
    Wanita yang mengalami menopouse memang bisa mempengaruhi keinginan seksnya. Namun untuk masalah seks, tidak ada hubungan langsung antara menopouse dan dorongan seks seseorang. Jangan khawatir, wanita menopouse bisa tetap aktif melakukan adegan seks bersama suami.

    3. Antibiotik menurunkan efektifitas pil kontrasepsi
    Tidak juga. Kebanyakan antibiotik tidak berpengaruh pada alat kontrasepsi, seperti pil. Tapi pengecualian, untuk rifampisin, obat tuberkulosis akan mengurangi evektifitas ini.

    4. Wanita perlu tidur lebih daripada pria
    Wanita merasakan efek kurang tidur lebih dari pria. Studi ini menemukan bahwa wanita yang tidak cukup tidur dua kali berisiko mengalami hipertensi daripada wanita yang tidur dengan kualitas waktu yang baik. Selain itu, wanita yang kurang tidur juga bisa mempengaruhi kecantikan. Untuk pria, hal ini tidak terlalu berpengaruh. Tetapi pria tetap melakukan istirahat yang cukup untuk mengembalikan energinya.

    5. Keperawanan bisa diketahui secara kasat mata
    Ini hanya mitos, karena dokter sekalipun tidak akan bisa mengetahui apakah wanita masih perawan atau tidak. Masalah keperawanan tidak bisa dilihat dan diketahui tanpa melalui tes medis. (The Frisky)



      Waktu sekarang Tue Sep 27, 2016 2:04 am