Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Benarkah Dorongan Seks Turun Saat Menopause?

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Benarkah Dorongan Seks Turun Saat Menopause?

    Post  flade on Sun May 29, 2011 8:47 am

    Benarkah Dorongan Seks Turun Saat Menopause?


    Wanita seringkali mendengar banyak hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Mitos-mitos ini justru menjadi informasi yang menyesatkan untuk kaum hawa.

    Bahkan ada mitos yang menyatakan bahwa wanita yang menstruasi tidak akan hamil sat berhubungan dan antibiotik bisa mengurangi efektivitas pengendalian kelahiran. Benarkah demikian?

    Agar tak tersesat, ada baiknya kaum hawa mengetahui 4 mitos seputar wanita di bawah ini:

    1. Tidak bisa hamil saat Anda sedang haid
    Ada kemungkinan wanita yang melakukan hubungan seksual mengalami kehamilan. Sebab wanita tersebut tetap dapat melakukan ovulasi selama menstruasi, berarti melakukan seks selama periode menstruasi perlu hati-hati jika tak ingin kebobolan. Untuk lebih amannya, Anda tidak usah melakukan hubungan saat menstruasi datang.

    2. Dorongan seks wanita menurun saat manapouse
    Wanita yang mengalami menopouse memang bisa mempengaruhi keinginan seksnya. Namun untuk masalah seks, tidak ada hubungan langsung antara menopouse dan dorongan seks seseorang. Jangan khawatir, wanita menopouse bisa tetap aktif melakukan adegan seks bersama suami.

    3. Antibiotik menurunkan efektifitas pil kontrasepsi
    Tidak juga. Kebanyakan antibiotik tidak berpengaruh pada alat kontrasepsi, seperti pil. Tapi pengecualian, untuk rifampisin, obat tuberkulosis akan mengurangi evektifitas ini.

    4. Wanita perlu tidur lebih daripada pria
    Wanita merasakan efek kurang tidur lebih dari pria. Studi ini menemukan bahwa wanita yang tidak cukup tidur dua kali berisiko mengalami hipertensi daripada wanita yang tidur dengan kualitas waktu yang baik. Selain itu, wanita yang kurang tidur juga bisa mempengaruhi kecantikan. Untuk pria, hal ini tidak terlalu berpengaruh. Tetapi pria tetap melakukan istirahat yang cukup untuk mengembalikan energinya.

    5. Keperawanan bisa diketahui secara kasat mata
    Ini hanya mitos, karena dokter sekalipun tidak akan bisa mengetahui apakah wanita masih perawan atau tidak. Masalah keperawanan tidak bisa dilihat dan diketahui tanpa melalui tes medis. (The Frisky)



      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 10:49 am