Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Saat PMS, Kurangi Konsumsi Gula

    Share
    avatar
    sangi

    282
    13.02.09

    Saat PMS, Kurangi Konsumsi Gula

    Post  sangi on Sun May 29, 2011 8:56 am

    Saat PMS, Kurangi Konsumsi Gula


    Mendekati menstruasi biasanya wanita akan mengalami berbagai gejala PMS (pre-menstruation syndrome) yang berkaitan dengan perubahan hormon. Salah satunya adalah bertambahnya nafsu makan sehingga berat badan akan bertambah 1-2 kg selama datang bulan.

    Lonjakan nafsu makan ini terjadi karena perubahan hormon estrogen dan progesteron serta berkurangnya kadar zat kimia serotonin di otak. Perubahan ini akan berpengaruh terhadap mood dan memicu gejala-gejala PMS tadi.

    Penelitian menunjukkan, saat PMS pada umumnya perempuan mengonsumsi 200-500 kalori lebih banyak dalam sehari. Penambahan kalori itu terutama berasal dari lemak, karbohidrat, dan makanan manis.

    Makanan manis memang bisa meningkatkan produksi serotonin, namun hal ini tentu akan mengancam diet Anda. Sebagai gantinya, konsumsi sumber serat, seperti buah dan sayuran, serta makanan yang mengandung serelia utuh (whole grain).

    Roti dan sereal yang mengandung serelia utuh termasuk dalam sumber vitamin B. Penelitian menemukan perempuan yang memiliki kadar thiamin (vitamin B1) dan riboflavin (vitamin B2) biasanya gejala PMS-nya bisa dikurangi. Akan tetapi, hal ini hanya terjadi jika vitamin B dipenuhi dari makanan, bukan suplemen.



      Waktu sekarang Sun Jul 23, 2017 7:42 pm