Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Lima Tanda Fisik Stres Kronik

    Share

    flade

    935
    23.09.09

    Lima Tanda Fisik Stres Kronik

    Post  flade on Thu Jun 02, 2011 11:58 am

    Lima Tanda Fisik Stres Kronik


    Seseorang yang sedang mengalami stres seringkali tidak menyadarinya. Rasa lelah, sakit kepala atau gangguan fisik lain hanya dianggap hal biasa.

    Padahal, gangguan fisik bisa jadi pertanda kalau seseorang mengalami stres kronik. "Serangan hormon stres atau kortisol setiap hari, baik dari pekerjaan maupun kehidupan pribadi bisa membuat gejala (fisik) tertentu," kata Stevan E. Hobfoll, PhD, Ketua Departemen Ilmu
    Perilaku di Rush University Medical Center, seperti dikutip dari Prevention.

    Jika Anda mengalami lima gejala berikut, sebaiknya segera istirahat atau berlibur. Itu karena stres yang Anda alami, kemungkinan sudah kronik.

    1. Sakit kepala di akhir pekan
    "Penurunan tingkat stres secara cepat dapat mendorong migrain," kata Todd Schwedt, MD, direktur Universitas Washington Headache Center.

    Tidak heran, kalau saat akhir pekan, sakit kepala justru muncul. Jika hal ini sering Anda alami, sebaiknya atur jadwal tidur dan makan agar
    teratur, untuk meminimalkan stres.

    2. Nyeri haid lebih dari biasanya
    Menurut penelitian yang dilakukan oleh tim dari Harvard University, sebagian besar wanita yang mengalami stres, akan mengalami dua kali lipat rasa nyeri, dibandingkan yang tidak stres.

    Peneliti mengungkapkan, stres memicu hormon semakin tidak stabil. Hal ini membuat rasa nyeri akibat haid meningkat lebih dari biasanya.

    3. Mimpi aneh
    Mimpi biasanya akan semakin indah saat Anda cukup tidur. "Sehingga, saat bangun suasana hati Anda akan jadi lebih baik," kata Rosalind Cartwright, PhD, profesor emeritus psikologi di Rush University Medical Center.

    Namun, bila stres, Anda akan bangun lebih sering. Ini memungkinkan terjadinya mimpi yang tidak enak atau aneh sepanjang malam.

    4. Gusi berdarah
    Menurut analisis peneliti asal Brasil, orang yang mengalami stres kronik berisiko tinggi mengalami masalah gigi dan mulut.
    Itu berarti kadar hormon kortisol dalam tubuh sangat tinggi dan menurunkan sistem imunitas, sehingga bakteri pemicu masalah gigi mudah menyerang.

    5. Alergi makin parah
    Pada percobaan yang dilakukan pada 2008, tim dari Ohio State University College of Medicine menemukan kalau penderita alergi memiliki gejala yang lebih parah saat stres. "Hormon stres menstimulasi produksi IgE, protein darah yang memicu reaksi alergi," kata salah satu peneliti, Janice Kiecolt-Glaser, PhD.



      Waktu sekarang Mon Sep 26, 2016 8:59 pm