Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Perusahaan Ini Gelar Pesta Seks Bagi Karyawan

    Share
    avatar
    ludwina

    127
    18.04.11

    Perusahaan Ini Gelar Pesta Seks Bagi Karyawan

    Post  ludwina on Fri Jun 03, 2011 5:49 am

    Perusahaan Ini Gelar Pesta Seks Bagi Karyawan


    Sebagai penghargaan kepada karyawan dengan prestasi pemasaran terbaik, sebuah perusahaan memberi hadiah tak biasa. Perusahaan asuransi asal Jerman, Ergo, menggelar sebuah pesta seks di spa kelas atas bagi para karyawan terbaiknya.

    Sekitar 100 tenaga penjual berprestasi dan manajer senior diundang pada pesta di sebuah spa mewah di Danube Budapest, Hungaria. Di spa yang terkenal dengan pemandian air hangatnya ini, telah menunggu para wanita berpakaian minim serta puluhan pekerja seks.

    Surat kabar Jerman Handelsblatt, melaporkan, para wanita memakai ban khusus, warna merah dan kuning yang menunjukkan kesediaan mereka. Untuk setiap ‘jasa’ mereka akan mendapat stempel khusus di bawah lengan.

    Sementara, ada pula wanita yang khusus untuk para manajemen tingkat atas dan peraih predikat terbaik, ditandai ban berwarna putih melilit di lengan.

    Meski di Jerman dan Hungaria prostitusi dilegalkan, pesta seks dianggap sesuatu yang melanggar budaya perusahaan.

    Juru bicara Ergo, Alexander Becker mengatakan, pesta tersebut tidak mewakili nilai-nilai perusahaan. "Semua langkah telah diambil untuk mencegah terulangnya peristiwa seperti itu. Termasuk orang-orang yang bertanggung jawab atas hal tersebut," kata Becker.



      Waktu sekarang Sun Jul 23, 2017 3:52 am