Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Aturan Berdebat di Depan Si Kecil

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Aturan Berdebat di Depan Si Kecil

    Post  clara on Mon Jun 06, 2011 7:04 am

    Aturan Berdebat di Depan Si Kecil



    Seringkali percekcokan dalam rumah tangga tidak bisa dihindari. Terkadang orang tua tidak sadar telah memperlihatkan perdebatan mereka di depan anak-anak.

    "Melihat orang tua berdebat bisa menakutkan bagi anak-anak, tapi melihat mereka mengatasi perbedaan mereka dengan cara yang positif dapat memberikan rasa aman pada mereka. Jika anak-anak dapat belajar bahwa keluarga tetap utuh walaupun ada pertengkaran, maka mereka akan menikmati kehidupan mereka sebagai anak-anak," jelas Kathleen E. Finnegan, MA LPC.

    Simaklah enam aturan mengatasi permasalahan di depan anak-anak Anda, seperti yang dikutip dari Sheknows.

    1. Jangan melanjutkan perdebatan
    Jangan pernah lupa memperhatikan anak-anak Anda saat emosi memuncak sekalipun. Tunda perdebatan jika anak Anda sudah mulai tertekan atau sudah terlibat dalam pertengkaran kalian.

    2. Selesaikan masalah di depan anak
    Tunjukkan pada anak bahwa meskipun orang tua memiliki perbedaan pendapat, mereka masih saling mencintai dan dapat menyelesaikan masalah dengan baik. Janganlah berdebat di depan anak jika masalah yang Anda hadapi tidak bisa diselesaikan dengan baik.

    3. Jangan bersikap kasar
    Dalam setiap kasus perdebatan, tidak jarang tindakan fisik dan kata-kata yang pedas digunakan untuk menyerang pasangan. Jangan pernah sekalipun memperlihatkan sikap kasar di depan si kecil.

    4. Pernyataan pribadi Anda
    Tunjukkan pada anak-anak Anda bahwa kita boleh saja tidak setuju dengan sesuatu. Ajarkan padanya untuk menggunakan pernyataan "saya berpendapat" dan hindari menyalahkan orang lain dalam berargumen. Ketika sudah ada yang menuduh, sebaiknya hentikan perdebatan.

    5. Jangan minta anak untuk memihak
    Jagalah pertengkaran antara kalian berdua. Jangan bawa anak-anak dalam pertengkaran. Hal tersebut akan membuat mereka merasa tidak nyaman, ditekan, dan seringkali marah.

    6. Bicarakan masalah baik-baik
    Ketika keadaan sedikit tenang dan konflik mereda, diskusikan dengan pasangan bagaimana Anda ingin menangani perkelahian di depan anak-anak.

    "Di sisi lain dari pertengkaran orang tua, anak tidak tahu bagaimana untuk tegas pada dirinya sendiri. Seringkali anak-anak tidak tahu bagaimana bertahan dengan adanya tekanan, takut dengan masalah dan terlalu cemas ketika mereka memasuki situasi baru," ucap Finnegan memperingatkan.

    Jika Anda berdua merasa tidak mampu mengatasi perdebatan, carilah bantuan dari terapis atau konselor keluarga. Mintalah bantuan mereka untuk belajar bagaimana cara berdebat yang baik di depan anak-anak.




      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 8:46 pm